Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Survei: Youtube dan TikTok Paling Banyak Digunakan Remaja AS

📅 Kamis, 14 Des 2023, 15:31 WIB | Oleh:
Survei: Youtube dan TikTok Paling Banyak Digunakan Remaja AS Doc: Pewresearch.org/Getty Images/Xavier Lorenzo
Ket. Remaja di AS menggunakan platform YouTube, TikTok, Snapshot, dan Instagram setiap hari.

SAN FRANCISCO - Penggunaan media sosial di kalangan remaja tak berkurang banyak, meski ada kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan mental remaja, demikian temuan survei Pew Research Institute.

Namun data tersebut juga mengungkapkan sekitar satu dari enam remaja menggunakan platform YouTube dan TikTok "hampir terus menerus."

Associated Press melaporkan, 71% remaja mengatakan mengunjungi YouTube setidaknya setiap hari; 16% menggambarkan penggunaannya "hampir terus menerus", menurut survei. Kelompok yang sedikit lebih besar, 17%, mengatakan menggunakan TikTok hampir terus-menerus. Snapchat dan Instagram masing-masing mencapai 14% dan 8%.

YouTube masih menjadi platform sosial paling populer di kalangan remaja, sebanyak 93% responden menjawab mereka menggunakan layanan tersebut. Jumlah tersebut turun dua poin dibandingkan tahun 2022.

Peringkat berikutnya secara berurutan:TikTok, Snapchat, dan Instagram. Ketiganya tertinggal dari YouTube sebesar 30 poin persentase atau lebih. Tiga dari empat platform tersebut menunjukkan sedikit penurunan penggunaan selama setahun terakhir, menurut survei. Kecuali Snapchat, naik satu poin persentase.

Facebook, yang penggunaan keseluruhannya oleh remaja turun menjadi 33% pada 2023 dari 71% pada 2014-15, mendapatkan perhatian dari remaja. Hanya 19% remaja melaporkan memeriksa Facebook setiap hari atau lebih sering. Hanya 3% yang menggambarkan penggunaannya hampir konstan.

Media sosial semakin mengkritik teknik algoritmik yang digunakan platform untuk menarik dan mempertahankan pengguna muda. Pada Oktober lalu, koalisi 33 negara bagian, termasuk New York dan California, menggugat Meta Platforms karena berkontribusi terhadap krisis kesehatan mental remaja, menuduh perusahaan tersebut secara sadar dan sengaja merancang fitur-fitur di Instagram dan Facebook yang membuat anak-anak ketagihan pada platformnya. Meta membantah tuduhan tersebut.

Survei Pew, yang diterbitkan Senin, dilakukan dari tanggal 26 September hingga 23 Oktober terhadap 1.453 remaja berusia 13 hingga 17 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.