- Home
-
- Luar Negeri
-
- McDonald's akan Gunakan Go...
McDonald's akan Gunakan Google AI untuk Pastikan Sajian Kentang Goreng yang Lebih Hangat
Senin, 11 Des 2023, 06:05 WIBCHICAGO - Bermitra dengan Google, raksasa makanan cepat saji McDonald's akan menerapkan AI generatif mulai tahun 2024, dengan peningkatan perangkat keras dan perangkat lunak pada ribuan outlet mereka.
AI generatif adalah cabang dari kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan untuk membuat sesuatu yang baru dan orisinal.
Dilansir oleh The Verge, seiring dengan pembaruan pada sistem lain termasuk kios pemesanan dan aplikasi seluler perusahaan, McDonald's akan dapat menggunakan AI generatif pada data dalam jumlah besar untuk mengoptimalkan operasional.
"Setidaknya makanan yang lebih panas dan segar bagi pelanggan. Pesanan kentang goreng dalam jumlah besar dikirim dalam keadaan panas," kata perusahaan.
McDonald's tidak menjelaskan secara spesifik bagaimana AI akan digunakan, namun mengatakan hal itu akan mencakup peningkatan perangkat keras dan perangkat lunak yang dijalankan di lokasi toko serta layanan yang disediakan melalui Google Cloud. "Sistem yang diperbarui ini akan membantu para manajer dengan cepat menemukan dan menerapkan solusi untuk mengurangi gangguan bisnis."
Pernyataan McDonald's ini juga mengabaikan pertanyaan mengenai AI yang menggantikan pekerja manusia. Hanya menyebutkan bahwa sistem tersebut harus mengurangi kompleksitas bagi kru toko dan bahwa hal itu akan memberikan pengalaman baru yang menarik bagi kru dan pelanggan.
"Wendy's, pelanggan Google Cloud AI lainnya melakukan hal serupa ketika memperkenalkan tes pemesanan AI awal tahun ini. Pada bulan Juni, ini berjalan dalam versi beta di satu toko di Columbus, Ohio.
Namun, masih ada aroma "robot yang menggantikan pekerja manusia". Dorongan AI generatif juga bertepatan dengan penerapan sistem operasi baru yang "dipesan lebih dahulu" untuk menyatukan pengalaman di seluruh aplikasi seluler dan kios toko McDonald's.
"Perubahan keseluruhan akan menghasilkan pengujian yang lebih tepat dan solusi otomatis untuk meningkatkan operasional restoran," kata McDonald's.
Bagaimanapun, perlu waktu sebelum kita mengetahui apakah ada orang yang benar-benar menyukainya.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Google Kerja Sama AI dengan Pentagon, Ratusan Karyawan Menentang
-
Jelang Perempat Final Liga Champions, Duo Pilar Real Madrid Militão dan Bellingham Resmi Kembali
-
Tim SAR gabungan lakukan pencarian korban minibus masuk ke jurang
-
Google Digugat Enam Stasiun Televisi Chile atas Praktik 'Anti-persaingan'
-
Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Bahrain Rayakan Idul Fitri pada Jumat 20 Maret
-
Di Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026
-
Hemat BBM, Pemerintah Lempar Opsi WFH—Solusi atau Sekadar Uji Coba?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.