DPR Dorong Pembentukan Panja Pengawasan Pangan

Sabtu, 09 Des 2023, 08:04 WIB

JAKARTA - Komisi VI DPR RI mendorong pembentukan Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Pangan. Usulan ini penting mengingat pangan kerap dinilai menjadi penyumbang inflasi tertinggi, terutama menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

"Harga pangan pokok secara pelan namun konsisten mengalami kenaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyampaikan komoditas pangan masih menjadi penyumbang inflasia terbesar pada November 2023. Sebab itu," ujr Anggota Komisi VI Darmadi Durianto di Jakarta, Jumat (8/12).

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Dia menilai swasembada beras yang dicanangkan pemerintah bersama BUMN sektor pangan belum mampu mencapai target yang ditetapkan. Di sisi lain, Bulog telah mengantongi izin untuk impor beras sebanyak 3,8 juta ton pada 2023.

Namun, berdasarkan laporan yang diterima, harga beras malah menanjak berkisar 15.000 rupiah. Padahal, kuota tersebut merupakan jumlah impor beras terbesar selama lima tahun terakhir.

"Sebenarnya, saya pribadi, harus ada Panja pengawasan untuk meneliti apakah ada mafia yang bermain di sini, apakah pemerintah yang salah strategi, atau bagaimana, itu yang harus dikaji lebih mendalam," jelasnya.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berharap masyarakat dapat menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2024 dengan rasa aman dan bahagia. Zulkifli menambakan Kemendag akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok di seluruh Indonesia.

"Kalau ada bapok yang harganya naik, Pemerintah Daerah bisa memberikan subsidi biaya transportasi sehingga harga bapok bisa turun kembali. Kemendag juga akan terus berkoordinasi dengan instansi lain, seperti Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian," tegas Mendag.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.