Bupati Optimistis Jembatan Layang Dapat Atasi Kemacetan di Bojonggede
Sabtu, 09 Des 2023, 22:04 WIBKabupaten Bogor- Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku optimistis jembatan layang atau skybridge yang menghubungkan stasiun dengan terminal dapat mengatasi kemacetan di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Bisa solusi dalam menangani kemacetan sehingga bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat juga para penumpang kereta api di Bogor," kata Iwan usai peresmian skybridge di Bojonggede, Bogor, Sabtu.
Terlebih, saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mengubah lalu lintas di Jalan Raya Bojonggede menjadi sistem satu arah (SSA).
Jalan Raya Bojonggede dibuat satu arah menuju Cilebut mulai dari Simpang Perumahan Griya Yasa Lestari hingga Simpang Kedung Waringin.
Sehingga kendaraan dari Cilebut ataupun dari Graperi tidak bisa ke arah Stasiun-Terminal Bojonggede, melainkan harus memutar ke Jalan Kedung Waringin lanjut ke Jalan Kampung Pulo hingga Jalan Perumahan Griya Yasa Lestari dan keluar di Jalan Raya Bojonggede dekat perlintasan kereta.
Di samping itu, Iwan mengaku siap berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengemas Skybridge Bojonggede menjadi lebih nyaman dan menjadikan potensi wisata bagi masyarakat setempat.
"Kami juga akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan PT KAI untuk bagaimana mengemas tempat ini supaya nyaman dan juga bisa jadi wisata juga di sini," kata Iwan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPTJ Suharto menjelaskan, dengan adanya skybridge, penumpang kereta rel listrik (KRL) tidak lagi bisa keluar Stasiun Bojonggede melalui pintu selatan, melainkan harus melintasi skybridge dan keluar di terminal.
"Sehingga masyarakat akan terbiasa untuk turun dari angkutan kotanya menggunakan skybridge atau pejalan kaki atau eskalator, itu akan jadi pilihan kepada para penumpang," kata Suharto.
Jembatan layang penghubung terminal angkutan tipe C dengan Stasiun Bojonggede itu memiliki panjang 243 meter dan lebar 3 meter. Masing-masing sudutnya dilengkapi dengan area semacam aula.
Aula tersebut dilengkapi dengan fasilitas eskalator, lereng untuk penyandang disabilitas, toilet, dan mushala. Kemudian, khusus aula di bagian stasiun ada tambahan fasilitas berupa ruangan loket dan gerbang taping atau perekaman.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Macet Tanpa Sebab? Ternyata Ini Penjelasan Ilmiah “Phantom Traffic Jam”
-
Janice Tjen Melenggang ke Perempat Final Ganda WTA Sao Paulo
-
Mantan Jurnalis Dilantik Jadi Kadispen Kodaeral IV
-
Ekspor Kayu Lapis Diprediksi Moncer! LPEI Sebut Momentum 2025–2026 Jadi Titik Kuat Industri Kehutanan
-
Dampak puting beliung di Bojonggede Bogor
-
Makan Pakai Tangan Lebih Sehat daripada Gunakan Sendok dan Garpu? Ilmuwan Beberkan Fakta Mengejutkan!
-
Arab Saudi Tolak Isu Kaji Ulang Gencatan Senjata Gaza
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.