• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Makan Pakai Tangan Lebih S...

Makan Pakai Tangan Lebih Sehat daripada Gunakan Sendok dan Garpu? Ilmuwan Beberkan Fakta Mengejutkan!

Rabu, 17 Sep 2025, 09:30 WIB
JAKARTA - Di era modern yang serba instan dan higienis, makan menggunakan sendok atau garpu dianggap lebih wajar dan sopan. Namun, siapa sangka tradisi kuno makan pakai tangan justru mulai dilirik kembali sebagai kebiasaan yang bisa membawa manfaat kesehatan. 
Sejumlah ahli bahkan menilai, kebiasaan sederhana ini bisa membuat tubuh lebih sehat, mulai dari pencernaan, metabolisme, hingga imunitas.
Menurut Dr. Karan Rajan, ahli bedah di NHS Inggris, makan menggunakan tangan membuat kita lebih lambat dan lebih sadar dalam menikmati makanan. 
Sentuhan jari dengan makanan ternyata merangsang indera peraba, penglihatan, dan penciuman sekaligus. Proses ini memberi sinyal pada otak untuk lebih cepat mengenali rasa kenyang, sehingga risiko makan berlebihan bisa ditekan.
Tak berhenti di situ, ada klaim menarik lain: paparan mikroba dalam jumlah kecil dari tangan yang bersih justru bisa menjadi “latihan alami” untuk sistem imun. Dengan begitu, keseimbangan mikrobiota usus tetap terjaga dan daya tahan tubuh pun makin kuat.
Bukti Ilmiah yang Menguatkan
Beberapa studi mendukung klaim Dr. Rajan. Penelitian di University of California menemukan bahwa mengunyah lebih lama meningkatkan produksi air liur dan enzim amilase, yang penting untuk memecah karbohidrat. Ini artinya, makan dengan ritme lambat benar-benar membantu kerja sistem pencernaan.
Lalu, studi di Journal Eating Behaviors mengungkap bahwa makan dengan tempo lebih lambat mampu mengurangi jumlah kalori yang masuk sekaligus meningkatkan rasa kenyang. 
Penelitian lain yang dipublikasikan di European Journal of Nutrition (2021) juga menegaskan, kecepatan makan memengaruhi metabolisme tubuh. Mengunyah perlahan membantu respon insulin lebih stabil serta menekan lonjakan gula darah pasca makan.
Namun, satu hal perlu dicatat: belum ada penelitian khusus yang membuktikan bahwa makan pakai tangan otomatis membuat seseorang mengunyah lebih lama dibanding memakai sendok atau garpu. Jadi, klaim ini masih butuh penelitian lanjutan.
Mana yang Lebih Baik, Tangan atau Alat Makan?
Perdebatan ini ternyata tidak punya jawaban tunggal. Dari sisi higienis, sendok dan garpu lebih aman terutama ketika fasilitas cuci tangan terbatas. 
Apalagi di Indonesia, kesadaran mencuci tangan sebelum makan masih sering diabaikan, padahal itu kunci mencegah diare dan infeksi pencernaan.
Sebaliknya, makan dengan tangan punya nilai budaya yang kental di Indonesia. Banyak orang merasakan pengalaman sensorik yang lebih kaya serta ikatan emosional dengan makanan. Konsep mindful eating pun lebih mudah diterapkan dengan cara ini.
Intinya, pilihan terbaik bergantung pada situasi. Di rumah atau acara keluarga, makan pakai tangan bisa jadi pengalaman sehat dan penuh makna. 
Tetapi di tempat umum atau dengan sanitasi buruk, alat makan tetap lebih disarankan. Yang terpenting: kebersihan tangan dan makanan harus selalu dijaga.
  • nutrisi
  • Makan
  • makan dengan tangan
  • liwetan
  • nasi padang
  • gizi

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.