Sentimen Eksternal Dominan
Kamis, 30 Nov 2023, 09:08 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren negatif akhir bulan ini. Koreksi dipengaruhi sikap pelaku pasar menunggu data kinerja manufaktur Tiongkok yang diperkirakan masih terkontraksi, selain sejumlah data ekonomi Amerika Serikat (AS).
Head Of Research Mega Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya melihat, saat ini masih banyak ketidakpastian di pasar sehingga mendorong IHSG dalam perdaganga, Kamis (29/11), bergerak konsolidasi melemah di kisaran 7.000-7.080.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/11) sore, ditutup melemah seiring pelaku pasar masih mencermati kebijakan ekonomi dan moneter di tingkat global. IHSG ditutup melemah 4,98 poin atau 0,07 persen ke posisi 7.036,09. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,05 poin atau 0,11 persen ke posisi 924,33.
"Bursa Asia bergerak bervariasi reli, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ekonomi dan moneter secara global," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
idEA: Perlindungan UMKM Sebaiknya Dilakukan Proporsional dan Transparan
-
Menpar Puji Bukittinggi dan Jam Gadang, Siap Dorong Wisata ke Kancah Internasional
-
Sabtu, Samsat Keliling Hanya Buka di Depok, Tangerang dan Bekasi
-
Cleveland Cavaliers Tundukkan Toronto Raptors 125-120
-
Ludruk Masih Hidup di Tengah Derasnya Modernisasi, Namun Sejauh Mana Mampu Beradaptasi!
-
Rupiah Kian Terkikis Sepanjang 2026: Ketika Sentimen Global Mengalahkan Fundamental Domestik
-
Kemenpar Sebut Ajang DXI 2026 Perkuat Posisi Wisata Petualangan Indonesia
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.