Jumlah Dealer Minim, Adopsi Kendaraan Listrik Masih Rendah
Kamis, 30 Nov 2023, 10:26 WIBJAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi menyebut minimnya jumlah dealer menjadi salah satu penyebab adopsi electric vehicle (EV) atau kendaraan listrik masih rendah. Padahal, pemerintah memberikan insentif sebesar 7 juta rupiah.
"Menurut saya, aspek internal sebetulnya adalah dealer belum merata di seluruh daerah. Saya tadi pagi dapat telpon dari Jember nanya, saya mau beli motor listrik subsidi, ternyata di Jember belum ada padahal kota besar di Jawa Timur," kata Ketum Aismoli Budi Setiyadi dalam acara Inabuyer EV Expo 2023 di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu (29/11).
Menurut Budi, dengan terbatasnya jumlah dealer membuat adopsi kendaraan listrik menjadi rendah. Namun, lanjutnya, sebenarnya sejumlah merek motor listrik yang sudah memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 40 persen sudah membuka dealer motor listrik. Hanya saja jumlahnya masih terbatas dan masih terpusat di Jakarta.
"Dealer yang sudah masuk sekitar 500 dan yang sedang menunggu untuk dilakukan verifikasi sekitar 200. Jadi 700-an dealer sudah ada di seluruh Indonesia tapi populasi terbanyak di Jakarta," ucapnya.
Karenanya, Aismoli, senantiasa mendorong 17 merek motor listrik yang sudah memiliki TKDN dan menjadi mitra pemerintah untuk melakukan penjualan dengan skema bantuan pemerintah melalui penetrasi ke pasar dengan membentuk kerja sama di berbagai daerah.
Selain itu, Budi meyakini melalui penyelenggaraan Inabuyer EV Expo yang berlangsung selama 28-30 November di Gedung Smesco, Jakarta, dapat menjadi jembatan untuk mensosialisasikan insentif pemerintah untuk kendaraan listrik sebanyak 7 juta rupiah kepada masyarakat luas.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Simulasi Biaya Mobil Listrik Ini Lebih Hemat 9 Kali dari Bensin
-
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Jakarta dengan Tarif Rp1
-
Harga Daging dan Ayam Depok Stabil
-
Lewati 70 Gol Pelé, Lionel Messi Sah Jadi Eksekutor Bola Mati Tersubur Kedua dalam Sejarah
-
Intelijen AS Bantu Operasi Anti-Kartel di Meksiko
-
Dukung Pemberdayaan Petani Perempuan, Syngenta Indonesia Luncurkan 'Putri' Petani 'Maju'
-
Terganggu Oknum Minta THR, Polri Imbau Masyarakat Lapor ke 110
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.