Komodo Bakal Punya 'Rumah Baru' di Luar NTT, Simak Rencana Besar Pemerintah
Selasa, 12 Mei 2026, 04:25 WIBJAKARTA -Â Kementerian Pariwisata menekankan pentingnya perancangan matang dalam rencana pelestarian komodo secara ex situ atau di luar habitat aslinya guna menjaga prinsip konservasi serta nilai eksklusivitas satwa endemik tersebut.Â
"Kementerian Pariwisata Republik Indonesia memandang bahwa upaya pelestarian komodo perlu dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan in situ dan ex situ," kata Kementerian Pariwisata dalam jawaban tertulis kepada ANTARA yang diterima di Jakarta pada Senin.
Kementerian berpendapat pengelolaan di Taman Nasional Komodo sebagai habitat alami tetap menjadi prioritas, sementara pengembangan konservasi ex situ dipandang sebagai langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan spesies sekaligus membuka peluang diversifikasi destinasi wisata di luar kawasan inti.
Dalam perspektif pariwisata, ex situ tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas konservasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi, interpretasi, dan pengalaman wisata berbasis pengetahuan. Inisiatif ini berpotensi mengurangi tekanan kunjungan pada habitat alami sekaligus memperluas distribusi manfaat ekonomi ke wilayah daratan Flores.
Hal tersebut dilakukan supaya tidak mengurangi nilai eksklusivitas komodo sebagai satwa endemik Nusa Tenggara Timur (NTT), serta tidak bergeser menjadi sekadar atraksi buatan.
Sejalan dengan arah pengembangan destinasi berbasis ekowisata dan konservasi, ex situ dapat menjadi bagian dari sistem destinasi yang lebih luas, khususnya sebagai sarana edukasi dan diversifikasi produk wisata.
"Keberhasilan inisiatif ini memerlukan kolaborasi lintas sektor dan kejelasan peran antar kementerian/lembaga, mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga pemasaran," kata Kementerian.
"Diperlukan pula forum koordinasi terpadu agar pengembangannya selaras dengan prinsip pariwisata berkelanjutan serta terintegrasi dalam ekosistem pariwisata nasional," tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dalam rapat kerja pada Rabu (15/4) menyebut terdapat rencana pengembangan konservasi ex-situ Komodo.
"Ke depan, kita merencanakan pengembangbiakan Komodo di luar kawasan Taman Nasional. Ini dapat menjadi destinasi wisata alternatif bagi masyarakat tanpa mengganggu habitat aslinya," ucap dia.
- labuan bajo
- kementerian pariwisata
- taman nasional komodo
- komodo
- konservasi ex situ
- wisata ntt
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
BPS: Ketergantungan Impor Membuat Harga dan Produk Plastik Melambung
-
Barcelona vs Real Sociedad: Misi Jaga Puncak LaLiga, Anoeta Siap Jadi Ujian Berat
-
Antisipasi Lonjakan Harga, Bapanas RI Sidak Harga Sembako di Lombok Timur
-
Substitusi Pedagang Thrifting Dilakukan Bertahap
-
Krisis Global Mengintai, Kadin Klaim Dunia Usaha Siap Bergerak Bersama
-
Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kemen PU-BUJT Siapkan Buffer Zone di Jalan Tol
-
LA Lakers Taklukkan Denver Nuggets 127-125 Lewat Drama “Overtime”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.