Filipina dan Pemberontak Sepakat Lanjutkan Perundingan Damai
📅 Rabu, 29 Nov 2023, 02:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/ROMEO GACAD
MANILA - Pemerintah Filipina dan kelompok pemberontak komunis pada Selasa (28/11) mengatakan bahwa mereka sepakat untuk melanjutkan perundingan perdamaian untuk mengakhiri pemberontakan yang telah berlangsung puluhan tahun.
"Para pihak menyetujui penyelesaian konflik bersenjata secara prinsip dan damai," demikian pernyataan bersama yang dikeluarkan kedua belah pihak yang ditandatangani di ibu kota Norwegia, Oslo, pada 23 November lalu. "Para pihak mengakui keluhan sosio-ekonomi dan politik yang mengakar dan setuju untuk membuat kerangka kerja yang menetapkan prioritas untuk negosiasi perdamaian," imbuh pernyataan tersebut.
Perjuangan bersenjata yang sedang berlangsung, yang dilancarkan pada tahun 1969, tumbuh dari gerakan komunis global yang menemukan lahan subur dalam kesenjangan yang mencolok di Filipina. Pada puncaknya pada era '80-an, kelompok ini memiliki sekitar 26.000 pejuang, namun menurut militer jumlah tersebut kini telah menyusut.
Sejak tahun 1986, pemerintahan Filipina berturut-turut telah mengadakan pembicaraan damai dengan komunis melalui cabang politik mereka yang berbasis di Belanda, NDF.
Terpilihnya mantan Presiden Rodrigo Duterte pada 2016 yang menyatakan diri sebagai seorang sosialis, sempat membawa lonjakan optimisme bagi perundingan perdamaian. Namun perundingan tersebut kemudian berubah menjadi ancaman dan tudingan, serta Duterte secara resmi menghentikan perundingan tersebut pada 2017, lalu menyatakan kelompok tersebut sebagai organisasi teroris dan menuduh mereka membunuh polisi dan tentara saat perundingan sedang berlangsung. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!