Suriname Berkabung Pasca-Runtuhnya Tambang Emas Tewaskan 15 Orang
📅 Kamis, 23 Nov 2023, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: theglobalamericans.org
PARAMARIBO - Pihak berwenang Suriname mengumumkan dua hari berkabung nasional pada Rabu (23/11) setelah peristiwa kecelakaan di tambang emas ilegal yang menewaskan 15 orang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/11) di sebuah tambang tempat orang-orang "mencari emas di semacam terowongan darurat yang cukup dalam," kata Presiden Chan Santokhi kepada Majelis Nasional pada saat itu.
Menurut warga, 20 hingga 30 penambang sedang bekerja di lubang yang mereka gali sendiri, terletak di Tambang Emas Rosebel yang dioperasikan oleh anak perusahaan perusahaan Tiongkok Zijin Mining.
Tambang tersebut berada di distrik Brokopond, sekitar 100 km (60 mil) selatan ibu kota Paramaribo.
Tim penyelamat Suriname terus mencari korban yang mungkin selamat, namun menghadapi kesulitan karena medan yang tidak stabil dan kekhawatiran akan terjadinya keruntuhan lebih lanjut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jumlah korban sebelumnya mencapai 14 orang.
Rosebel Gold Mines mengatakan mereka menyesali kematian tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa. Namun mereka mngatakan bulan lalu telah meminta pihak berwenang untuk mengusir para penambang ilegal.
Kecelakaan seperti itu sering terjadi dalam operasi penambangan ilegal, yang biasa terjadi di banyak negara di bagian utara Amerika Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!