Anggaran untuk Penguatan SDM Harus Diperbesar

Rabu, 22 Nov 2023, 00:03 WIB

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan kebijakan fiskal yang disusun akan difokuskan pada pembiayaan tiga tantangan utama bangsa, yaitu sumber daya manusia, infrastruktur, dan institusional.

Tiga hal itu yang akan dijawab oleh pemerintah melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Ket. Foto: ABDUROHMAN Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro BKF Kemenkeu - Kebijakan fiskal jangka menengah dan panjang harus konsisten diarahkan untuk melanjutkan arah perbaikan jangka pendek dan isu struktural demi mencapai visi Indonesia Maju 2045. — Sumber: ISTIMEWA

Menanggapi fokus dari pembiayaan anggaran itu, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, mengatakan infrastruktur, SDM, dan kelembagaan memang menjadi faktor penentu masa depan bangsa sehingga harus dikembangkan dalam jangka panjang.

"Tinggal yang didorong ialah bagaimana implementasi dan penggunaannya seoptimal dan seefisien mungkin," tegas Riefky.

Ia pun berharap agar eksekusi program harus benar-benar sesuai harapan supaya tiga hal itu bisa berkembang dan mempengaruhi daya saing bangsa ke depan.

Sementara itu, pakar ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan secara umum fokus dari kebijakan fiskal tersebut sudah benar, namun ia menyoroti bahwa alokasi untuk membangun SDM masih perlu diperkuat demi mencapai manusia yang kompeten.

"Memang tugas Menteri Keuangan untuk mengaloksikan fiskal sesuai kebutuhan. Namun untuk SDM, perlu didefinisikan kembali yang seperti apa. Saat ini, lulusan SMA yang terserap oleh perguruan tinggi hanya 35 persen, sisanya hanya menjadi tenaga kerja unskill.

Padahal, SDM yang berkualitas dan kompeten lebih penting dari pada sumber daya alam. Maka dari itu, anggaran untuk SDM ini harus diperkuat karena sekarang dirasa masih kurang. Seharusnya penyerapan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) harus jauh lebih tinggi, sedangkan sekarang yang tidak tertampung harus masuk PTS.

"Anggaran untuk Kemendikbudristek layak untuk ditinggkatkan jika kita ingin punya generasi penerus yang berkualitas," pungkasnya.

Isu Struktural

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Abdurohman, dalam seminar Indonesia Economic Outlook 2024 di Jakarta, Selasa (21/11), mengatakan kebijakan fiskal jangka menengah dan panjang harus konsisten diarahkan untuk melanjutkan arah perbaikan jangka pendek dan isu struktural demi mencapai visi Indonesia Maju 2045.

Abdurohman menyebut tantangan SDM terdiri dari empat aspek, yaitu peningkatan mutu pendidikan, peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan, perbaikan nutrisi, dan peningkatan kualitas tenaga kerja (vokasi).

Dalam APBN tahun anggaran 2024 mengalokasikan dana pendidikan sebesar 660,8 triliun rupiah dan anggaran kesehatan sebesar 187,5 triliun rupiah.

Sedangkan tantangan infrastruktur terdapat empat aspek yang ditargetkan pemerintah untuk ditingkatkan ke depan, yaitu peningkatan infrastruktur dasar, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), energi, dan kesehatan lingkungan.

Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar 422,7 triliun rupiah.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.