Bisnis Aviasi Masuki Fase Pemulihan Pascapandemi
Jumat, 17 Nov 2023, 19:14 WIBJAKARTA -Direktur Utama Indonesia AirAsia, Veranita Yosephine menyatakan tahun ini merupakan fase pemulihan dunia aviasi Indonesia. Hal ini tercermin dengan pencapaian kinerja positif keuangannya pada kuartal III-2023 yang perlahan mulai pulih dari dampak pandemi, sehingga meningkatkan pertumbuhan industri penerbangan Indonesia, baik di rute domestik maupun internasional.
"Tercatat hingga akhir September 2023, Indonesia AirAsia mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga 97%, mencapai Rp4,9 Triliun dibandingkan dengan Rp2,5 Triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini dapat diatribusikan pada pemulihan penuh dari dampak pandemi dan meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan," kata Veranita dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/11)
Dirinya mengaku sangat senang dengan pencapaian ini, terutama dengan kembali bergairahnya industri aviasi di Indonesia, sehingga Indonesia AirAsia dapat terus menjadi salah satu moda pilihan transportasi masyarakat.
Bersamaan dengan itu, kata Veranita Indonesia AirAsia juga mencatatkan kinerja yang tumbuh secara perlahan namun positif yang ditopang juga dengan kerja keras dan dedikasi seluruh tim, serta dukungan pelanggan yang tak tergantikan. Pihaknya optimistis pencapaian ini akan menjadi landasan yang kokoh untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang.
"Dari segi statistik operasional, Indonesia AirAsia mencatat peningkatan signifikan. Dengan penambahan pesawat yang beroperasi dari 16 menjadi 23 pesawat, kapasitas meningkat hingga 95%, dan jumlah penumpang naik hingga 4,5 juta per September 2023," katanya.
Veranita juga menjelaskan bahwa dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada penumpang, maskapai juga berhasil mengoperasikan 35 rute penerbangan, terdiri dari 14 rute domestik dan 21 rute internasional, dengan total frekuensi mencapai 400 penerbangan setiap minggu.
"Selain adanya peningkatan pendapatan, Indonesia AirAsia berhasil memperbaiki EBITDA-nya dari Rp -718 Miliar menjadi Rp -30 Miliar di tahun ini, mencerminkan upaya perusahaan dalam mengelola efisiensi operasional," katanya.
Dijelaskanya bahwa Tahun 2023 juga menandai pencapaian berbagai kegiatan dan inisiatif strategis. Indonesia AirAsia berhasil meluncurkan livery Danau Toba pada salah satu pesawatnya bersama Tobatenun, BPODT, dan InJourney, berkolaborasi dengan pihak pariwisata Australia Bagian Barat untuk rute internasional, membuka rute penerbangan langsung Jakarta menuju Kuching yang bekerjasama dengan Kementerian Transportasi Sarawak, Badan Pariwisata serta membuka rute-rute baru, baik domestik maupun internasional, yang telah mendukung ekspansi perusahaan.
"Sebagai langkah lanjutan, Indonesia AirAsia telah menetapkan tujuan ambisius untuk tahun 2024. Dengan rencana mengoperasikan 32 pesawat, maskapai berkomitmen untuk memaksimalkan pendapatan dan memperkuat hub utamanya di Jakarta dan Denpasar," tutupnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Pasca Lebaran, Sekretariat DPRD DKI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Pegawai
-
Ketua Dewan Pers: Ada 10 Aduan Per Hari, Media Harus Jaga Etika
-
Perlintasan Liar Harus Ditutup Demi Keselamatan
-
Pemkot Bandung Perkuat Ekosistem Ekraf, Akses Modal dan Ruang Kreatif Dibuka Lebar
-
Tak Perlu Bingung Jualan Buah dan Tanaman Hias, Pasar Petani Garuda Hadir di Bogor
-
Pemkab Ngawi Gelontorkan Rp1,8 Miliar Revitalisasi Rumah Eks-Kepatihan
-
Perkuat Sinergi Ekosistem Aviasi Nasional, IAA Resmi Diluncurkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.