Ayo Siapkan Lumbung, BMKG Prediksi 2050 Terjadi Kerentanan Pangan Akibat Kenaikan Suhu Bumi
📅 Kamis, 09 Nov 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Zubi Mahrofi
Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada pertengahan abad atau tahun 2050-an akan terjadi kerentanan ketahanan pangan akibat kenaikan suhu bumi yang menyebabkan global water hotspot atau krisis air.
"Pertengahan abad, tahun 2050-an diprediksi akan terjadi kekurangan pangan akibat dari kekeringan atau kekurangan air," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu.
Di Indonesia, kata dia, ancaman kekeringan tidak terhindarkan meskipun dalam pemetaan tingkat kerentanannya berada pada level menengah.
"Indonesia ini levelnya menengah dan kita akan kesulitan impor karena negara-negara sumber penghasil pangan pun malah lebih parah mengalami kekeringan," tuturnya.
Ia mengatakan kenaikan suhu di wilayah Indonesia masih relatif baik, meskipun ada kenaikan tapi tidak sebesar negara lain karena wilayah laut Indonesia lebih luas dibandingkan daratan sehingga dapat berperan menjadi pendingin.
Dalam kesempatan itu, Dwikorita menyarankan agar ada penguatan mitigasi perubahan iklim. Di antaranya, memperluas penerapan transformasi energi, dari fosil ke nonfosil, kemudian menggalakkan gaya hidup ramah lingkungan.
Selain itu, ia menambahkan perlu peningkatan literasi iklim untuk masyarakat, pemerintah pusat dan daerah, serta akademisi dan swasta, serta penguatan systematic observation sebagai fundamental dari science based climate policy.
Ia menambahkan penguatan SDM di berbagai sektor juga diperlukan dalam rangka mendukung ketahanan iklim.
"Perlu juga pembangunan ketahanan iklim di empat sektor prioritas, yaitu perairan, pertanian, kesehatan serta pesisir dan laut," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!