CHINT Pimpin Pengembangan Data Center dan Solusi Carbon-Netural
📅 Minggu, 05 Nov 2023, 17:48 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: Istimewa.
JAKARTA - Perusahaan global dalam solusi energi hijau, CHINT, mendorong batasan dalam mencapai perjalanan carbon-neutrality dan melakukan gebrakan di Indonesia dan Filipina pada segmen Data Center (pusat data) yang canggih dengan solusi siap-pakai.
Lim Say Leong, IEC Ambassador (2018 - 2021) and Technical Director of Asia Pacific, CHINT Global and Sunlight Electrical menuturkan, pembangunan Pusat Data generasi baru kini semakin kompleks.
"Dengan ancaman serangan siber yang kerap terjadi, semua perusahaan menekankan pentingnya penerapan langkah-langkah keamanan yang semakin canggih," ungkapnya saat memberikan presentasi dengan topik "Bringing the Vision into Realities for Data Centres" di acara Data Centre World Asia 2023, kemarin.
Pusat data juga terangnya tengah disoroti setelah maraknya gangguan pusat data akhir-akhir ini, seperti yang terjadi pada bank-bank di Singapura, ledakan server yang terjadi di Cyber Data Centre di Indonesia pada Desember 2021 hingga menewaskan dua teknisi, serta kebakaran di pusat data di Mahkamah Agung Filipina di Manila pada April 2022. Selain itu, operator pusat data juga terus mencari solusi untuk mengurangi polusi, serta mematuhi segala regulasi yang berlaku.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam beberapa tahun terakhir, kota Manila di Filipina juga tumbuh menjadi lokasi pusat data yang populer bagi operator pusat data, yang mengkonsumsi lebih dari 75% kapasitas listrik di negeri tersebut.
Tren ini mendorong permintaan yang mendesak akan keahlian, pengalaman, dan pasokan untuk solusi pusat daya yang handal, yang didesain untuk dapat menjawab berbagai tantangan yang akan dihadapi oleh pembangunan pusat data generasi baru.
Indonesia Data Centre Market Size & Share Analysis - Growth Trends & Forecasts (2023 - 2028) dari Mordor Intelligence mengemukakan bahwa pertumbuhan ekonomi digital, start-ups, dan pengguna internet mendorong pengembangan pusat data hyperscale di Indonesia. Kapasitas pusat data di Indonesia diperkirakan akan meningkat dari 514 MW pada 2023 menjadi lebih dari 1.410 MW pada 2029.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di acara Data Centre World Asia 2023 tahun ini, CHINT memamerkan solusi pusat data yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan distribusi daya pada pusat data hyperscale. Salah satu solusi ini di antaranya EnergiX-P40, sebuah Power Distribution Unit (PDU) yang telah memperoleh sertifikasi di bawah type test standar IEC-61439.
Hal ini sangat penting bagi pusat data dan infrastruktur vital lainnya, di mana downtime, bahkan selama masa pemeliharaan atau perbaikan, tidak boleh terjadi. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan ketersediaan daya dan uptime pusat data dan aplikasi penting lainnya.
Selain itu, solusi pusat data CHINT juga sangat cocok untuk digunakan di Filipina dan Indonesia yang rentan terhadap bencana alam dan terputusnya pasokan listrik.
Dengan pengalaman mendunia lebih dari 35 tahun serta tim engineer dan ilmuwan riset terbaik yang tersebar di lebih dari 140 negara dan wilayah, CHINT berada di garda depan dalam mendorong perubahan pada industri pusat data.
"Pusat data merupakan infrastruktur yang sangat penting, maka dari itu pemilik pusat data harus mengatasi kompleksitas pembangunan pusat data sejak tahap awal setiap proyek untuk mencapai standar tertinggi, serta mempertimbangkan peraturan pemerintah dan skalabilitas (kemampuan untuk ditingkatkan),"kata melalui keterangannya.
Dia mengatakan, pembangunan pusat data membutuhkan perencanaan dan rancangan yang cermat. Para engineer yang mengerjakan proyek ini harus memiliki keahlian untuk mempertimbangkan semua faktor yang terlibat, seperti cara mengoptimalkan desain pusat data dan memilih bahan yang paling hemat biaya dengan kualitas dan metode konstruksi yang tinggi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!