MPR: Perbedaan di Indonesia Harus Diterima sebagai Anugerah
📅 Kamis, 02 Nov 2023, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-MPR RI
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Lestari Moerdijat meminta perbedaan di Indonesia harus dapat diterima sebagai sebuah anugerah dalam Bhinneka Tunggal Ika.
"Paling penting adalah bagaimana perbedaan yang ada dapat diterima sebagai sebuah anugerah dalam Bhinneka Tunggal Ika," kata Lestari dalam diskusi yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (1/11).
Dia berpendapat semua pihak dapat membangun kesadaran dan mengakui bersama bahwa perbedaan itu memerlukan sebuah tata kelola yang berkelanjutan.
Diskusi yang mengusung tema "Pentingnya Nilai-Nilai Toleransi dalam Keberagaman Indonesia" itu sekaligus memperingati Hari Toleransi Internasional setiap tanggal 16 November.
Lestari mengungkapkan di Indonesia, Setara Institute mencatat rata-rata indeks kota toleran tahun 2022 sebesar 5,03 poin dan pada tahun 2021 sebesar 5,24 poin.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kondisi toleransi di Indonesia belum mencapai satu tingkat yang membuat kita puas. Bahkan, catatan-catatan lain, banyak pelanggaran terhadap kebebasan beragama," tegasnya.
Lestari pun mengingatkan bahwa elemen toleransi sudah lahir dan terpatri dalam ideologi dan filosofi berbangsa dan bernegara sepanjang sejarah bangsa Indonesia. "Nilai toleransi selalu dikedepankan hingga saat ini," ujarnya.
Diskusi itu menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia, Jaringan Gusdurian Inayah Wulandari Wahid.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!