Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gen Z Jangan Sampai Terlambat, Yuk Deteksi Dini Kesehatan Mentalmu

📅 Senin, 30 Okt 2023, 12:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gen Z Jangan Sampai Terlambat, Yuk Deteksi Dini Kesehatan Mentalmu Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Direktur Utama PKJN RSJMM, Dr. Nova saat menerangkan masalah kesehatan mental dalam acara bincang edukasi online dengan tema "Jaga Kesehatan Mental, Wujudkan Generasi Tangguh" di PKJ RSJMM, Senin (30/10/2023).

BOGOR - Pusat Kesehatan Jiwa Nasional Rumah Sakit Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi (PKJ RSJMM) Bogor mengajak remaja terbuka terhadap deteksi dini kesehatan jiwa dengan mengikuti layanan di rumah sakit untuk mencegah bunuh diri melalui layanan daring 24 jam.

PKJ RSJMM telah memiliki layanan online 24 jam dan nomor WhatsApp yang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat secara nasional untuk berkonsultasi.

"Anak muda saat ini kalau ada masalah, sudah lah saya nyerah. Maka butuh pencegahan, meyakinkan mereka mau berkonsultasi dan menyediakan layanan. Kita sudah punya," kata Direktur Utama PKJN RSJMM, Dr. Nova dalam acara bincang edukasi online dengan tema "Jaga Kesehatan Mental, Wujudkan Generasi Tangguh" di PKJ RSJMM, Senin (30/10).

Menurut dia, penanganan dan pencegahan bunuh diri, khususnya oleh remaja yang mendominasi kasus dapat dilakukan dengan keterbukaanterhadap kesehatan mentaldiri sendiri, bukan terpapar dari media sosial.

"Jadi yang penting bukan mencegah bunuh diri, tetapi mengarahkan remaja ini menjadi versi terbaik menurut diri mereka, bukan dari pengaruh media sosial," katanya.

Ia mengajak masyarakat, khususnya remaja tidak ragu berkonsultasi kesehatan mental pada layanan 24 jam PKJ RSJMM secara gratis. Layanan tidak hanya untuk mereka yang merasa stres tetapi juga untuk yang butuh teman bicara mengenai masalahnya.

Dr. Nova menyebutkan prevalensi depresi di Indonesia yang didominasi oleh remaja mencapai 6,1 persen, psikosis atau seseorang yang tidak bisa membedakan mana kenyataan dan halusinasi sebanyak tujuh per satu juta keluarga.

Sementara, untuk data penyakit bipolar belum ada yang terakumulasi secara nasional, begitu pula dengan penyakit neurodevelopmental atau gangguan yang disebabkan oleh adanya masalah dalam perkembangan otak seperti ADHD maupun ASD.

"Jadi saya tiga bulan di PKJ RSJMM ini, sudah mulai terbiasa dengan no data. Tapi kita sudah mulai mengumpulkan data-data itu. Kami sudah membangun layanan-layanan yang dibutuhkan kesehatan jiwa, mencegah bunuh diri," jelasnya.

Nova menyampaikan, bahwa saat ini Indonesia sedang merumuskan aturan-aturan dan kebijakan mengenai penanganan dan pelayanan kesehatan mental, untuk mencegah angka bunuh diri meningkat.

"Aturan-aturan mengenai kesehatan perlu sinkronisasi dengan kebutuhan dan digali dari masalah yang ada kita temukan. Saat ini tindakan percobaan bunuh diri itu tidak ditanggung oleh BPJS, JKN," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...
Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.