Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjarbaru Kalsel Bangun Puskesmas Usung 'Green Building'

📅 Senin, 30 Okt 2023, 22:40 WIB | Oleh:
Banjarbaru Kalsel Bangun Puskesmas Usung 'Green Building' Doc: ANTARA/HO-Humas Dinkes Banjarbaru
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru dr. Juhai Triyanti Agustina (tiga dari kiri) bersama PT Matra Estetika Rekayasa memperlihatkan dokumen kontrak perjanjian perencanaan teknis pembangunan Puskesmas Banjarbaru Selatan di Banjarbaru, Senin (30/10/2023).

BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN - Pemerintah Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan membangun Pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Banjarbaru Selatan yang mengusung konsep bangunan hijau (Green Building).

Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru dr. Juhai Triyanti Agustina di Kota Banjarbaru, Senin mengatakan telah menandatangani kontrak perjanjian perencanaan teknis pembangunan puskesmas.

"Penandatanganan dilakukan Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Budi S dengan PT Matra Estetika Rekayasa selaku tim teknis perencanaan proyek relokasi," ujar Juhai.

Disebutkan Juhai, penandatanganan juga disaksikan Kasi Datun Kejaksaan Negeri Banjarbaru Uwais Deffani Qorni dan Kepala Unit Tipikor Polres Banjarbaru Joko yang melakukan pendampingan proyek tersebut.

Menurut Juhai, sesuai arahan Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin, konsep bangunan hijau puskesmas yang dibangun di areal eks Pasar Bauntung Banjarbaru itu meliputi beberapa aspek.

"Konsep bangunan hijau adalah bangunan yang didesain khusus dengan tema ramah lingkungan, hemat energi, dan tujuan utama adalah kenyamanan lingkungan dan alam," ucap Juhai.

Juhai menuturkan pembangunan puskesmas di atas lahan seluas 5.000 meter persegi itu dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti lahan parkir dan di bagian belakang dibangun kolam retensi resapan air.

Pada 2023, Juhai menuturkan masih fokus pada perencanaan proyek, sedangkan pembangunan yang pembiayaannya berasal dari pemerintah pusat melalui APBN atau DAK bidang kesehatan mulai 2024.

"Tahun ini hanya perencanaan yang dananya Rp700 juta dengan target akhir tahun selesai sedangkan untuk pembangunan fisik yang menelan dana sebesar Rp10 miliar ditarget akhir 2024 selesai," ujarnya.

Dikatakan Juhai, relokasi puskesmas ke lokasi baru di eks Pasar Bauntung karena luas lahan di puskesmas sebelumnya tidak bisa dilakukan lagi sehingga pelayanan kesehatan tidak bisa sesuai standar.

"Kondisi itu menjadi fokus wali kota sehingga diambil kebijakan relokasi ke tempat baru yang luasan lahan memadai sehingga ke depan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat semakin paripurna," tuturnya.

Kepala Seksi Datun Kejaksaan Negeri Banjarbaru Uwais Deffani Qorni mengatakan kejaksaan siap mengawasi proyek pembangunan puskesmas melibatkan SKPD dan pihak terkait lainnya.

"Pendampingan ini sifatnya yuridis normatif sehingga pengawasan akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Jika masuk masalah teknis, tentu berkoordinasi dengan bidang teknis," sebutnya.

Sementara itu, Direktur PT Matra Estetika Rekayasa, Leo Mamuru menyebutkan pembangunan puskesmas dirancang dengan konsep bangunan hijau atau pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.