Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Bentuk Badan Penasihat untuk Tangani Tata Kelola AI

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 09:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Bentuk Badan Penasihat untuk Tangani Tata Kelola AI Doc: AP
Ket. Sekjen PBB Antonio Guterres berbicara dengan media saat kunjungan ke kantor PBB di ibukota Kenya, Nairobi pada 3 Mei 2023.

STOCKHOLM - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) Antonio Guterres pada Kamis (26/10) mengumumkan pembentukan badan penasihat beranggotakan 39 orang untuk mengatasi masalah tata kelola internasional kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Anggotanya mencakup eksekutif perusahaan teknologi, pejabat pemerintah dari Spanyol hingga Arab Saudi, dan akademisi dari negara-negara seperti AS, Rusia, dan Jepang.

Chief Technology Officer Sony Hiroaki Kitano, CTO OpenAI Mira Murati, dan Chief Responsible AI Officer Microsoft Natasha Crampton termasuk di antara eksekutif yang mewakili perusahaan teknologi.

Perwakilannya juga berasal dari enam benua dengan latar belakang beragam mulai dari pakar AI yang berbasis di AS Vilas Dhar, Profesor Yi Zeng dari Tiongkok, dan pengacara Mesir Mohamed Farahat.

"Potensi transformatif AI untuk kebaikan sulit untuk dipahami," kata Guterres dalam sebuah pernyataan.

"Dan tanpa memperhitungkan sejumlah skenario kiamat, sudah jelas bahwa penggunaan AI yang jahat dapat merusak kepercayaan terhadap institusi, melemahkan kohesi sosial, dan mengancam demokrasi itu sendiri," katanya.

Sejak OpenAI meluncurkan ChatGPT tahun lalu, minat terhadap teknologi baru ini telah menyebar ke seluruh dunia, sehingga menyebabkan para peneliti AI menyuarakan kekhawatiran tentang "risikonya terhadap masyarakat".

Meskipun banyak negara berupaya merumuskan undang-undang untuk mengatur penyebaran AI, para peneliti dan anggota parlemen menyerukan kolaborasi global.

Badan PBB tersebut akan mengeluarkan rekomendasi awal pada akhir tahun ini dan rekomendasi akhir pada musim panas 2024.

Tugas mendesaknya termasuk membangun konsensus ilmiah global mengenai risiko dan tantangan, dan memperkuat kerja sama internasional dalam tata kelola AI, kata PBB.

Pertemuan pertama badan tersebut akan berlangsung pada 27 Oktober.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Bangkitkan Gaza, Uni ...
Megapolitan
Bupati Tangerang Minta Warg...
Daerah
Polres Karawang Ringkus Tig...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.