Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu Tiongkok Memulai Kunjungan Langka ke Washington

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu Tiongkok Memulai Kunjungan Langka ke Washington Doc: AFP
Ket. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken (kiri) berjabat tangan dengan Direktur Kantor Komisi Luar Negeri Pusat Tiongkok Wang Yi di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing pada 19 Juni 2023.

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Tiongkok membuka pembicaraan pada Kamis (26/10) di Washington, mempersiapkan kemungkinan pertemuan puncak antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden AS Joe Biden.

Menteri Luar Negeri Wang Yi memberikan penghargaan yang sangat tinggi kepada Washington saat dua ekonomi terbesar di dunia berupaya mengatasi, bahkan menyelesaikan, sejumlah perselisihan yang berulang kali menyebabkan ketegangan meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Wang akan memulai kunjungannya dengan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Pada Jumat, Wang Yi akan bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan di Gedung Putih. Belum ada pengumuman terkait pertemuan dengan Biden, namun pertemuan diperkirakan akan terjadi setelah Xi menerima Blinken di Beijing.

Biden telah mengundang Xi untuk mengunjungi San Francisco bulan depan untuk menghadiri pertemuan puncak forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) yang akan menjadi pertemuan pertama para pemimpin dalam satu tahun ini.

Para pejabat Amerika telah berulang kali menyatakan akan menciptakan "pagar pembatas" untuk mencegah skenario terburuk dan telah berusaha, namun tidak membuahkan hasil, untuk memulihkan kontak antara kedua militer, bahkan ketika kedua negara sangat berbeda pendapat mengenai isu-isu perdagangan dengan Taiwan.

"Kami akan bersaing dengan Tiongkok dalam segala hal sesuai dengan aturan internasional - secara ekonomi, politik, dan hal-hal lain. Namun saya tidak mengharapkan konflik," kata Biden pada Rabu saat menyambut Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. .

Biden juga mengeluarkan peringatan setelah Filipina, sekutu yang terikat perjanjian dan bekas koloni Amerika Serikat, mengatakan kapal-kapal Tiongkok dengan sengaja menyerang kapal-kapal Manila di perairan yang penuh sengketa - sebuah pernyataan yang dibantah Beijing.

"Setiap serangan terhadap pesawat, kapal, atau angkatan bersenjata Filipina akan mengacu pada perjanjian pertahanan bersama kami dengan Filipina," kata Biden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.