Sabalenka Siap Hadapi WTA Final
📅 Rabu, 25 Okt 2023, 07:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Pedro PARDO / AFP
PARIS - Aryna Sabalenka merebut gelar Grand Slam pertamanya saat pertama kali berada di peringkat satu dunia tahun 2023. Dia sekarang akan menuju ke Cancun, Meksiko, bersaing di ajang WTA Final yang berlangsung 29 Oktober- 5 November. Dia mencoba menyelesaikan tahun ini dengan baik.
Sabalenka mengakhiri tahun 2022 dengan menjadi runner-up dalam Final WTA di Fort Worth. Pencapaian tersebut menjadi laga final level tertinggi dalam karirnya saat itu. Dia memasuki musim ini dengan mengincar lebih banyak pencapaian.
Dua belas bulan kemudian, dapat dikatakan bahwa banyak prestasi tersebut telah dicapai oleh petenis wanita nomor satu dunia itu. Sabalenka memulai musim dengan penuh semangat. Dia menjadi pemain dalam performa terbaik menuju WTA Final. Sabalenka memenangkan 13 pertandingan, memasuki bulan April dengan catatan menang-kalah 20-3.
Prestasi tersebut termasuk dalam pencapaian spektakuler tahun ini, final Grand Slam pertama dan gelar Australia Open. Hasil tersebut merupakan pembuktian bagi Sabalenka, yang sebelumnya selalu kalah di semifinal Grand Slam.
"Saya pikir ini lebih menyenangkan, setelah semua pertandingan sulit," ujar Sabalenka. Saat ini dia benar-benar merasa membutuhkan kekalahan berat untuk memahami diri sedikit lebih baik. Sabalenka sebenarnya merasa senang karena kalah di pertandingan itu. Jadi saat ini dia bisa menjadi pemain dan Aryna yang berbeda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sabalenka menang gelar tunggal Grand Slam pertamanya di Australia Open dalam penampilan pertamanya di final Grand Slam. Dia mencapai posisi nomor satu dunia pertama kalinya tanggal 11 September. Setelah itu, selalu menduduki posisi teratas.
Sabalenka juga meraih gelar WTA 1000 kelima dalam karirnya di Madrid dan mencapai final WTA 1000 di Indian Wells. Dia menjadi petenis wanita pertama yang mencapai semifinal atau lebih baik di keempat event Grand Slam dalam satu tahun kalender sejak dilakukan Serena Williams tahun 2016
Dia mempertahankan konsistensi luar biasa sepanjang sisa musim. Sabalenka mencapai perempat final atau lebih baik di 12 dari 15 pertandingan yang dimainkan. Dia menang tiga gelar dan mencapai tiga final lagi sepanjang tahun ini. Konsistensi di ajang Grand Slam juga lebih baik dibanding petenis lain. Dia memiliki catatan menang kalah 23-3 di Grand Slam tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun mencapai puncak sepanjang tahun, Sabalenka merasa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Dia ingin mempertahankan peringkat satu dunia di Cancun, Meksiko. Dia saat ini unggul 630 poin atas Iga Swiatek, pemain nomor dua dunia. "Menjadi pemain nomor satu dunia merupakan kemajuan dan pencapaian besar," ujar Sabalenka usai final US Open. "Saya sangat bangga, selama bertahun-tahun bekerja keras untuk menjadi nomor satu dunia," tandasnya.
Sabalenka menghadapi persaingan dengan Swiatek. Setelah tahun 2022 yang dominan, ekspektasi melambung tinggi terhadap Swiatek tahun ini. Dia kurang mampu menyamai performa itu. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!