Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Infiltrasi Perempuan ke Dalam Pasukan Belanda

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Infiltrasi Perempuan ke Dalam Pasukan Belanda Doc: AFP via Getty Keystone

Selama masa Perang Kemerdekaan yang oleh Belanda disebut Perang Indonesia, badan intelijen militer Belanda mengirimkan regu pembunuh untuk melikuidasi lawan. Untuk mendapatkan informasi bahkan berani melakukan penyiksaan terhadap tawanan perang dan lainnya.

Sejarawan Rémy Limpach dalam bukunyaGroping in the Darkmengatakan meski secara resmi dilarang oleh pimpinan angkatan darat, namun tindakan tersebut ditutup-tutupi. Hampir tidak pernah ada hukuman apa pun.

Belanda tidak menyadari bahwa perempuan Indonesia seperti para pembantu rumah tangga dan PSK juga memainkan peran penting bagi pihak Indonesia. Infiltrasi oleh para perempuan ke dalam barisan Belanda merajalela menurut Limpach.

Sebagai ilustrasi, tiga dari sekian banyak contoh praktis yang penulis sebutkan. Pertama, akibat kerja intelijen Belanda yang tidak memadai akhirnya menuai bencana. Pada kampanye besar kedua pada akhir tahun 1948, brigade marinir Belanda maju ke Jawa melalui jalur tertentu. Namun ditengah perjalanan, sebuah konvoi bermotor tiba-tiba menemukan parit anti-tank yang dibangun oleh KNIL untuk menghentikan Jepang pada 1942.

Contoh kedua, puluhan ribu perempuan Indonesia bekerja di pos tentara Belanda. Sebagai pembantu rumah tangga, mereka mencuci pakaian, memasak, dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Beberapa dari mereka juga melakukan pekerjaan mata-mata untuk TNI. Misalnya, sebuah unit Belanda dihadapkan pada permasalahan bagaimana mungkin setiap kali mereka meninggalkan bivak (pos keamanan sementara) untuk berpatroli, tidak ada laki-laki yang terlihat di kampung terdekat. Yang ada hanya perempuan dan anak-anak.

Seorang petugas intelijen akhirnya mengetahuinya bahwa ada pembantu rumah tangga yang biasanya menggantungkan cucian putih, khaki dan berwarna bercampur saat menjemur di tali jemuran yang terlihat jelas oleh semua orang. Namun ketika patroli hendak berangkat, dia menggantung cucian warna-warni itu bersama-sama.

Buku Limpach juga secara singkat menunjuk pada studi perbandingan internasional. Apakah Inggris dan Prancis lebih baik di wilayah jajahannya? Misalnya, praktik penyiksaan oleh Prancis selama perang kemerdekaan Aljazair (1954-1962) sangat terkenal.

Limpach tidak menyebutkannya, tapi didokumentasikan secara menyeluruh dalam bukuLa torture et l'armée pendant la guerre d'Algérie(2001) oleh sejarawan Prancis bernama Raphaëlle Branche. Di Prancis, penyiksaan bahkan lebih dilembagakan dan diarahkan dari atas, dibandingkan dengan tentara Belanda di Indonesia, menurut Limpach. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.