Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belitung Timur Dorong Petani Cabai Kembangkan 'Digital Farming'

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 16:38 WIB | Oleh:
Belitung Timur Dorong Petani Cabai Kembangkan 'Digital Farming' Doc: Antara/HO-Diskotikdansa
Ket. Pemkab Belitung Timur dorong petani kembangkan konsep digital farming, Rabu (25/10).

BABEL - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mendorong para petani membudidayakan dan mengembangkan tanaman cabai merah dengan konsep "digital farming".

"Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung dalam menerapkan konsep digital farming ini," kata Koordinator Balai Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur Andri Taruna Praja di Manggar, Rabu.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan Bank Indonesia tersebut direalisasikan dengan menyalurkan bantuan senilai Rp114 juta kepadaKelompok Tani Bina Tani Danau Nujau Desa Gantung.

Bantuan fasilitas digital farming (pertanian digital) kepada Kolompok Tani Bina Tani Danau Nujau Desa Gantung itu juga sekaligus sebagai kebun percontohan dalam membudidayakan tanaman cabai merah yang berbasis digital.

Digital farming merupakan konsep dengan menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas dan keberlanjutan pertanian.

"Konsep digital farming juga untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani," kata Andri.

Ia mengatakan, bantuan program digital farming ini sudah dilakukan uji cobadi atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Bantuan dan teknologi ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Pulau Belitung.

Dengan teknologi digital farming ini, kata Andri, penggunaan pupuk dan air akan lebih efisien. Petani juga tidak butuh waktu lama dan banyak tenaga karena pengoperasiannya cukup dengan menggunakan telepon pintar (smart phone).

"Ada pengukur kelembaban tanah juga, lewatsmart phonekelembaban tanah bisa langsung diketahui petani," ujarnya.

Meski masih tahap uji coba, namun kata dia dalam kurun dua bulan sudah akan bisa dilihat hasilnya baik dari segi pemangkasan biaya, waktu, pupuk dan tenaga kerja.

"Kita berharap dengan sentuhan teknologi petani akan lebih sadar, bahwa bertani bisa lebih hemat biaya, lebih cerdas dengan menerapkangood agriculture practice,sehingga harga pokok produksi dapat ditekan dan hasil panenan lebih maksimal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.