Distribusi Pupuk Subsidi Terus Dibenahi
Selasa, 24 Okt 2023, 08:48 WIBJAKARTA - Jelang musim rendeng atau penghujan 2023/2024, ketersediaan pupuk bersubsidi bagi para petani dan kemudahan memperolehnya sangat menentukan keberhasilan musim tanam.
Pelaksana tugas (Plt.) Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi memastikan ketersediaan pupuk bagi seluruh petani jelang masa tanam 1 pada November-Desember mendatang.
"Persiapan November-Desember saat musim hujan. Seluruh kios yang ada harus memiliki pupuk yang diperlukan petani seluruh Indonesia.
Dirjen PSP dan Tanaman Pangan. Dinas Pertanian se-Indonesia untuk pastikan semua petani harus punya pupuk," kata Arief, Senin (23/10) .
Memastikan hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), terus melakukan perbaikan dalam distribusi pupuk subsidi ke petani, salah satunya melalui aplikasi IPubers.
Seperti diketahui, iPubers merupakan aplikasi hasil integrasi antara platform T-Pubers milik Kementan dengan platform Rekan milik PT Pupuk Indonesia (Persero). Kini, uji coba aplikasi IPubers sudah dilakukan di Provinsi Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Utara.
"Kami harap aplikasi I-Pubers dapat diterapkan di provinsi-provinsi lainnya," ujarnya.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Ali Jamil menjelaskan, penerapan IPubers adalah langkah Pemerintah untuk meningkatkan pengelolaan pupuk bersubsidi. Dengan digitalisasi, dapat dipastikan proses penebusan pupuk di kios menjadi lebih akurat, dan juga memperbaiki pelaporan, penagihan, serta pelacakan transaksi.
"Kementerian Pertanian saat ini melakukan validasi ulang data calon penerima pupuk bersubsidi bersama dengan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan bahwa tidak ada lagi data ganda pada penerima pupuk bersubsidi," tambahnya.
Aplikasi iPubers telah mengubah secara signifikan proses administrasi di kios. Sebelumnya, banyak formulir kertas digunakan dalam proses penebusan, tetapi sekarang administrasi tercatat dalam aplikasi.
Langsung Tercatat
Dengan iPubers, setiap transaksi penebusan pupuk bersubsidi di kios langsung tercatat secara realtime. Aplikasi ini juga meningkatkan transparansi dan akurasi dalam menentukan penerima pupuk bersubsidi serta pergerakan stok pupuk bersubsidi di tingkat kios pengecer.
Aplikasi iPubers telah dilengkapi dengan fitur geo-tagging dan timestamp, yang mencatat lokasi dan waktu transaksi, sehingga memudahkan penelusuran terhadap penyaluran pupuk bersubsidi.
Petani yang menerima subsidi dan ingin membeli pupuk bersubsidi hanya perlu datang ke kios dan menunjukkan KTP. Pemilik kios akan memindai Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP untuk mengakses data alokasi pupuk bersubsidi milik petani.
Selanjutnya, kios akan memasukkan jumlah transaksi penebusan, dan petani akan menandatangani bukti transaksi pada layar gadget yang digunakan. Petani juga akan difoto bersama pupuknya sebagai bukti penebusan pupuk bersubsidi.
- Sektor Pertanian
- Kementan
- Pupuk
- Kementerian Pertanian
- musim tanam
- Arief Prasetyo Adi
- Musim Penghujan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kementan Gandeng Pemda Magetan Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat
-
San Antonio Spurs Hentikan Perlawanan Miami Heat dengan Skor 136-111
-
Dukcapil DKI Catat Pendatang ke Jakarta Cenderung Turun Dua Tahun Terakhir
-
UE Minta Warganya WFH dan Kurangi Kecepatan Kendaraan
-
Wakil Ketua MPR Nilai Krisis Energi Momentum Benahi Subsidi BBM dan LPG untuk Kurangi Beban APBN
-
BI Umumkan Penyesuaian Kegiatan Operasional Selama Libur Lebaran 2026
-
Utamakan Keselamatan Perwira di tengah Eskalasi Geopolitik, PIEP Relokasi Pekerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.