Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemukiman Badui Dipadati Wisatawan, Kades Wanti-wanti: Jangan Langgar Adat!

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemukiman Badui Dipadati Wisatawan, Kades Wanti-wanti: Jangan Langgar Adat! Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Pengunjung wisata alam bersiap berjalan kaki menembus hutan belukar di kawasan pemukiman Badui di pedalaman Kabupaten Lebak dengan menyiapkan tongkat agar tidak terjatuh melintasi jalan setapak.

LEBAK -Pengujung memadati pemukiman masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten untuk menikmati wisata alam dengan berjalan kaki menembus kawasan hutan Gunung Kendeng yang berbukit terjal dan banyak curam tebing."Kita bersama rombongan mengunjungi kawasan hutan pemukiman masyarakat Badui untuk mengisi liburan," kata Marwan (30) seorang wisatawan warga Jakarta saat ditemui di Kadu Ketug Badui di Lebak, Sabtu (21/10).Wisata alam ke kawasan hutan pemukiman masyarakat Badui di Kabupaten Lebak menyehatkan, menyenangkan dan memberikan edukasi.Mereka para wisatawan itu berjalan kaki menembus hutan belukar dengan topografi perbukitan dan pegunungan juga banyak ditemukan curam tebing.Selain itu juga banyak pepohonan hijau, sehingga membuat suasana damai dan nyaman sambil mendengarkan aneka suara kicauan burung.Karena itu, dirinya bersama rombongan hendak menginap di Kampung Cibeo kawasan Badui Dalam dengan berjalan kaki sepanjang 12 kilometer dari Terminal Ciboleger."Kami berharap perjalanan lancar dan sampai tujuan, meski cukup berat dan melelahkan melintasi perbukitan dengan jalan setapak itu," kata Marwan.Begitu juga wisatawan lainnya, Samsudin (35) warga Cilegon, Banten mengatakan dirinya bersama rombongan karyawan tempat kerjanya itu kali pertama berjalan kaki menuju kawasan Gunung Kendeng dengan perbukitan dan banyak tebing curam.Mereka mengunjungi jembatan Gajeboh dengan jarak tempuh dari Terminal Ciboleger 3 kilometer.Perjalanan itu sangat menguras tenaga juga melelahkan, karena kondisi jalan setapak dan kiri kanan terdapat tebing dan curam."Kami menyenangkan wisata alam ke Badui karena berjalan kaki menempuh hutan lebat yang masih hijau," katanya menjelaskan.Tetua adat yang juga Kepala Desa Kanekes Kabupaten Lebak Jaro Saija mengatakan selama ini pemukiman Badui ramai dipadati wisatawan dari berbagai daerah untuk menikmati wisata alam kawasan Gunung Kendeng.Mereka para wisatawan yang mengunjungi pemukiman Badui bisa mencapai ribuan dari lima pintu masuk itu, namun kebanyakan pintu pertama Terminal Ciboleger."Kami minta wisatawan agar menjaga kebersihan dan tidak melakukan pelanggaran adat, seperti menebang pohon maupun berenang di danau," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.