Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati, Kurang Tidur Bisa Meningkatkan Risiko Kanker

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-hati, Kurang Tidur Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi

Jika insomnia sudah tak asing lagi bagi Anda, maka inilah kabar buruknya: Kanker. Selain berbagai penyakit yang dikaitkan dengan kurang tidur seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, dan depresi, Anda juga akan menghadapi penyakit kanker.

Sebuah studi YouGov pada 2022 terhadap lebih dari 1.000 penduduk Singapura mengungkapkan 73 persen tidur kurang dari tujuh jam per malam dan lebih dari 30 persen hanya tidur selama 5-6 jam.Angka ini jauh di bawah rata-rata global dan merupakan peningkatan sebesar 44 persen sejak 2018.

Menurut survei ResMed yang melibatkan lebih dari 1.000 penduduk Singapura, delapan dari 10 responden mengeluhkan satu atau lebih gejala gangguan tidur terkait kualitas tidur.Penyebab paling umum adalah apnea tidur obstruktif (81 persen).

Hubungan Tidur dan Kanker

Apakah kurang tidur kronis disebabkan oleh sleep apnea obstruktif, insomnia, atau stres, itu bukanlah pertanda baik.

Dalam sebuahpenelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cancer, mereka yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam memiliki risiko 41 persen lebih tinggi terkena kanker dibandingkan yang tidur 6-8 jam per malam. Dan jika Anda memerlukan alasan yang baik untuk tidur siang, bagaimana cara menangkal kanker? Orang yang tidak tidur siang memiliki risiko 60 persen lebih tinggi terkena kanker dibandingkan mereka yang tidur siang lebih dari satu jam sehari.

Para peneliti juga menemukan, peserta yang tidur totalnya kurang dari tujuh jam memiliki risiko 69 persen lebih tinggi terkena kanker dibandingkan mereka yang tidur total tujuh hingga delapan jam per hari.

Hal ini berkaitan dengan jam tubuh atau ritme sirkadian Anda, yang mengontrol tidur dan sejumlah fungsi penting lainnya, kata psikiater Dr Wong Sheau Hwa yang menjalankan Klinik Tidur & Kesehatan Psikologis SH Wong di Mount Elizabeth Medical Centre.

Tidur yang buruk mengganggu ritme sirkadian Anda, katanya, yang dapat meningkatkan produksi hormon stres dalam tubuh dan menyebabkan stres oksidatif yang merusak jaringan dan sel.Hal ini kemudian memicu reaksi berantai yang dapat menyebabkan peradangan kronis dan pada akhirnya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi sel kanker untuk berkembang dan tumbuh.

Namun, hubungan antara kurang tidur kronis dan kanker bersifat "kompleks" dan "belum sepenuhnya dipahami", katanya.

"Tidur adalah periode ketika terjadi perbaikan dan gangguan DNA sel yang dapat menyebabkan akumulasi mutasi genetik, yang mendorong perkembangan kanker," kata Dr Wong.

"Selain itu, kurang tidur juga menyebabkan gangguan kekebalan karena sistem kekebalan menjadi kurang mampu mendeteksi dan menghilangkan sel kanker."

Ada juga yang bekerja pada shift malam, yang merupakan kekhawatiran lain karena "paparan cahaya saat bekerja shift malam selama beberapa tahun dapat menurunkan kadar melatonin, sehingga mendorong tumbuhnya kanker", menurut Johns Hopkins Medicine.

Kanker Apa Saja?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS-Jepang Bersatu Intervens...
Daerah
Otsus Papua Dirancang untuk...

Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi

34 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Selat Hormuz Macet Bikin In...
Megapolitan
150 Merek Industri Pendukun...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.