Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Untuk Pertama Kalinya Militer Australia Akan Ikuti Latihan Gabungan AS dan Jepang

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Untuk Pertama Kalinya Militer Australia Akan Ikuti Latihan Gabungan AS dan Jepang Doc: Antara/Kementerian Pertahanan Jepang/japantimes.co
Ket. Arsip - Dua pengebom strategis Amerika Serikat B-1B melakukan latihan dengan pesawat F-15 Korsel di atas kawasan Kyushu, Jepang.

Tokyo - Jepang dan Australia pada Kamis sepakat bahwa militer Australia akan berpartisipasi dalam latihan pos komando gabungan skala besar bersama Pasukan Bela Diri Jepang dan militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya, kata Kementerian Pertahanan Jepang.

Selama pembicaraan di Tokyo, Menteri Pertahanan Minoru Kihara dengan mitra Australia Richards Marles, dengan mengamati meningkatnya pengaruh China di kawasan, berjanji untuk meningkatkan kerja sama keamanan trilateral dengan Amerika Serikat, kata kementerian itu.

Angkatan Bersenjata Australia akan bergabung dengan dua latihan pos komando Jepang-AS, "Yama Sakura" mulai akhir November dan "Keen Edge" pada Februari, menurut kementerian tersebut.

Partisipasi Australia adalah "sangat penting dalam memperkuat fungsi komando dan kendali di antara pasukan Jepang, Australia, dan AS," ujar Kihara kepada wartawan setelah pertemuan.

Kihara juga menyambut baik kesepakatan proyek pengembangan teknologi laser bersama antara Angkatan Bersenjata Australia dengan Mitsubishi Electric Corp Jepang.

Proyek tersebut, yang melibatkan anak perusahaan Mitsubishi Electric di Australia, dimaksudkan untuk membantu militer Australia meningkatkan pengawasan dan kemampuan lainnya.

Pertemuan antara menteri pertahanan Jepang dan Australia terjadi saat kedua negara, yang merupakan sekutu dekat AS, memperkuat kemitraan keamanan mereka dalam beberapa tahun belakangan, seiring meningkatnya ketegasan militer Beijing, khususnya di Laut China Timur dan Selatan.

Pada Agustus, Perjanjian Akses Timbal Balik Jepang-Australia mulai berlaku, yang memungkinkan pengiriman personel pertahanan antara kedua negara lebih cepat dan mengurangi pembatasan pengangkutan senjata dan pasokan untuk latihan bersama dan operasi bantuan bencana.

Kihara, yang dikenal sebagai anggota parlemen pro-Taiwan, mengadakan pertemuan dengan Marles, yang juga menjabat sebagai wakil perdana menteri Australia, untuk pertama kalinya sebagai menteri pertahanan Jepang, sejak Kihara mengambil posisi tersebut dalam perombakan kabinet pada bulan September.

Jepang dan Australia pada dasarnya mengadakan pembicaraan keamanan "dua-plus-dua" yang melibatkan menteri luar negeri dan pertahanan mereka di Tokyo pada Jumat tetapi menundanya karena meningkatnya konflik antara Israel dengan kelompok militan Hamas, menurut sumber pemerintah.

Kedua negara termasuk dalam kerangka kerja Quad, bersama dengan Amerika Serikat dan India, yang bertujuan memperkuat kerja sama di berbagai bidang seperti ekonomi. Kelompok ini telah mendapatkan daya tarik sebagai penyeimbang terhadap China, terutama pada saat persaingan China-AS semakin meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.