Pemkot Palangka Raya tingkatkan peran FKDM dalam penanganan karhutla

Jumat, 13 Okt 2023, 23:45 WIB

Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), meningkatkan peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dalam antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Dampak karhutla sangat merugikan bagi kesehatan manusia dan keberlangsungan lingkungan serta makhluk hidup secara umum," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka RayaHera Nugrahayu di Palangka Raya, Jumat.

Hal itu disampaikan Heraterkait pelaksanaan rapat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Palangka Raya dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan serta mitigasi banjir.



Turut hadir dalam rapat itu unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Palangka Raya, kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, serta jajaran terkait yang menangani karhutla.

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) merupakan wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk dalam rangka menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat serta memiliki peran strategis dalam antisipasi dan penanganan kebencanaan.

"Untuk itu, peningkatan peran FKDM ini sangat penting sebagai upaya mitigasi karhutla dalam melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mengamankan aset-aset daerah," katanya.

Heramengatakan, karhutla yang terjadi selama ini telah menimbulkan bencana yang tidak hanya mengancam kelestarian alam, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial, kesehatan bahkan berdampak pada pendidikan.



Dari sisi kesehatan banyak warga yang mengalami gangguan pernapasan, pelaksanaan pendidikan atau sekolah dilaksanakan secara jarak jauh, dan terganggunya jadwal penerbangan karena munculnya kabut asap dampak karhutla.

"Dampak karhutla sangat merugikan bagi setiap sisi kehidupan manusia serta keberlangsungan lingkungan dan makhluk hidup secara umum," katanya.

Hera memastikan Pemkot Palangka Raya terus berkomitmen untuk mengantisipasi dan menangani karhutladi wilayahnya.

Sementara itu, BPBD Kota Palangka Raya bersama tim pemadam kebakaran sejak awal Januari hingga 11 Oktober 2023 telah menangani 730,11 hektare lahan gambut terbakar.



Luas lahan gambut yang terbakar itu merupakan akumulasi dari 541 kejadian kebakaran lahan, dengan jumlah kejadian di masing-masing wilayah kecamatan berbeda-beda.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.