Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kinerja Industri Pengolahan Meningkat pada Triwulan III-2023

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 15:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kinerja Industri Pengolahan Meningkat pada Triwulan III-2023 Doc: ANTARA/HO-Rekind.
Ket. Ilustrasi - Instalasi peralatan utama untuk pabrik pengolahan limbah kelapa sawit yang didirikan oleh PT Rekayasa Industri (Rekind) di Cikaret, Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan kinerja lapangan usaha (LU) industri pengolahan pada triwulan III 2023 meningkat dan berada pada fase ekspansi.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (13/10), mengatakan perkembangan tersebut tercermin dari Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) triwulan III 2023 sebesar 52,93 persen, lebih tinggi dari 52,39 persen pada triwulan sebelumnya.

Dia menuturkan peningkatan terjadi pada beberapa komponen pembentuk PMI-BI terutama volume produksi dan volume persediaan barang jadi, sementara volume total pesanan juga tetap berada dalam fase ekspansi.

Berdasarkan sub lapangan usaha, peningkatan terjadi pada mayoritas sub lapangan usaha, dengan indeks tertinggi terjadi pada industri alat angkutan, industri mesin dan perlengkapan, serta industri barang galian bukan logam.

Menurut Erwin, perkembangan PMI-BI tersebut sejalan dengan perkembangan kegiatan LU industri pengolahan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia yang juga berada pada fase ekspansi, dengan nilai saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 2,81 persen.

Pada triwulan IV 2023, kinerja LU industri pengolahan yang tercermin dari PMI-BI diperkirakan tetap kuat dengan indeks 52,25 persen dan masih berada pada fase ekspansi.

Berdasarkan komponen pembentuknya, mayoritas komponen diprakirakan berada pada fase ekspansi dengan indeks tertinggi pada komponen volume produksi, diikuti volume persediaan barang jadi dan volume total pesanan.

Mayoritas sub lapangan usaha juga diperkirakan berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki, diikuti industri alat angkutan dan industri barang galian bukan logam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.