Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIN Minta Penamaan di IKN Lebih Utamakan Bahasa Daerah

📅 Kamis, 12 Okt 2023, 22:16 WIB | Oleh:
BRIN Minta Penamaan di IKN Lebih Utamakan Bahasa Daerah Doc: ANTARA/Sigid Kurniawan
Ket. Suasana pembangunan Sumbu Kebangsaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9).

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyarankan agar penamaan wilayah atau daerah baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) harus mengutamakan bahasa daerah.

"Alangkah lebih bijaksanapenamaan wilayah, mungkin di dalamnya akan ada nama permukiman, jalan, danau, dan bendungan itu mengambil dari bahasa, diksi, leksikon, atau kata-kata yang berasal dari bahasa daerah yang sarat dengan nilai-nilai kelokalan atau setempat," kata Koordinator Kelompok Riset ToponimiPusat Riset Preservasi Bahasa dan Sastra BRIN NaniDarheni saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Menurut Nani hal itu juga sejalan dengan resolusi Kelompok Pakar Nama RupabumiPerserikatan Bangsa-Bangsa (UNGEGN)yang menyebut penamaan tempat diwajibkan menggunakan bahasa lokal atau daerah.

Ia menyampaikan pemindahan IKN akan berimplikasi terhadap adanya migrasi penduduk, pemekaran wilayah, perkembangan ekonomi, sosial-politik, budaya, kesejarahan, lingkungan alam sekitar, dan lain-lain.

Oleh karena itu, pemekaran yang meliputi wilayah administratif seperti desa/kelurahan, kampung/dusun, serta kecamatan juga akan terjadi di wilayah tersebut.

Ia mengatakan alasan lain penggunaan bahasa daerah dalam penamaan suatu wilayah, yakni karena berhubungan dengan identitas budaya, pelestarian bahasa, penghormatan terhadap tradisi-nilai kelokalan, asal-usul dan sejarah penamaan yang dimiliki pemberi nama.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pelestarian serta preservasi, dan memperkuat kebudayaan setempat yang memiliki identitas serta memori kolektif dalam berkomunikasi.

Selain itu, menurutnya penamaan wilayah baru di IKN dengan menggunakan bahasa daerah juga bertujuan untuk memberikan edukasi preservasi budaya bagi kalangan generasi muda.

"Untuk edukasi pemeliharaan bagi generasi muda dan juga memacu inovasi dalam penggunaan bahasa setempat," katanya.

Ia menyampaikan toponimiatau penamaan wilayah memiliki peranan penting untuk mendokumentasikan budaya dan pengetahuan masyarakat di wilayah baru yang ada di IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
12 Negara Bagian AS Menggug...
Ekonomi
Dengan OTP 94.3%, Garuda In...
Ekonomi
Sentimen Negatif Dominan, 1...

Laporta Tegaskan Raphinha Bertahan di Barcelona

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Laporta Tegaskan Raphinha B...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.