Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim Penggerak Bangkalan Dibekali Pola Asuh Balita

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 16:50 WIB | Oleh:
Tim Penggerak Bangkalan Dibekali Pola Asuh Balita Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bangkalan
Ket. Tim Penggerak PKK dan penyuluh KB di Kabupaten Bangkalan mengikuti pembekalan tentang pola asuh balita di Pendopo Pemkab Bangkalan, Selasa (10/10).

BANGKALAN -- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, membekali Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Bangkalan tentang pola asuh balita di pendopo pemkab setempat, Selasa.

"Kegiatan ini dalam rangka penurunan angka stunting, maka dibutuhkan semua konvergensi dari semua pihak, baik pemerintah maupun swasta," kata Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Jatim, Harijono.

Dengan memberikan cara pengasuhan pada balita, diharapkan bisa menurunkan angka stunting di Jawa Timur yang kini masih berada di angka 19,2 persen, turun pada 14 persen sesuai target nasional.

"Bangkalan menjadi salah satu lokus stunting yang tinggi, sekarang berada di angka 26,2 persen memperoleh peringkat 6 tertinggi di Jatim. Kami semua bekerja sama untuk menurunkan stunting," ujarnya.

Upaya menekan angka stunting itu, sambung dia, diatur oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021, diharapkan pada tahun 2024 angka stunting nasional turun hingga di angka 14 persen.

"Semua pihak terlibat, kalau di daerah maka yang menjadileadingsektornya KBP3A, makanya ada program bunda asuh anak stunting (BAAS), karena adanya stunting merugikan bagi negara, ke depan targetnya zero stunting," katanya, menjelaskan.

Sementara itu Kepala Dinas KBP3A Bangkalan Sudiyo mengatakan bahwa saat ini angka stunting Bangkalan 26,2 persen atau menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun 2021 kita berada di angka 38,9 persen, kemudian di tahun 2022 turun menjadi 26,2 persen, untuk tahun 2023 masih proses, tahun depan baru keluar angkanya. Memang masih tinggi, tapi alhamdulillah mengalami penurunan yang cukup signifikan," katanya.

Pembekalan tentang pola asuh balita ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jatim untuk menurunkan kasus stunting.

Cara lain yang juga telah dilakukan dengan memberikan bantuan tambahan makanan kepada ibu hamil dan menyusui dan menggiatkan pemeriksaan kesehatan balita melalui kegiatan pos pelayanan terpadu (posyandu).

Menurut Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Arief M Edie, pihaknya berkepentingan untuk menekan kasus stunting karena beberapa alasan.

Selain untuk meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat, juga dalam rangka menyukseskan program pemerintah pusat menekan kasus stunting hingga 14 persen.

"Karena itu, pembentukan kesadaran sistemik perlu kita lakukan dan salah satunya melalui kegiatan pembekalan seperti ini," kata Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.