Sabalenka Bertemu Rybakina
📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 06:50 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Pedro PARDO / AFP
BEIJING - Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka melaju ke delapan besar, meski melakukan kesalahan set kedua melawan pemain nonunggulan, Jasmine Paolini di Beijing, Jumat (6/10).
Sabalenka akhirnya mengalahkan petenis Italia itu 6-4, 7-6 (7/4) untuk bertemu petenis peringkat lima dunia, Elena Rybakina, di perempat final.
Tidak ada pemain yang menyerah di set pembuka. Namun, Sabalenka membuktikan keberaniannya ketika mencetak tiga ace berturut-turut untuk unggul 5-4, sebelum Paolini melakukan kesalahan di poin krusial game berikutnya. Set kedua adalah cerita yang berbeda.
Petenis asal Belarusia itu unggul 3-1 sebelum kalah dalam servis game berturut-turut untuk menempatkan Paolini, peringkat 36, memegang kendali. Namun, Sabalenka bangkit dari keterpurukan.
Dia mematahkan servis lawan dalam kedudukan 5-5 dan 6-6. Akhirnya, Sabalenka memastikan kemenangan tie-break dengan pukulan forehand yang cekatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada batas yang tidak boleh dilewati ketika sedang marah. Kali ini saya hanya berusaha untuk tetap berada di belakang garis dan mengendalikan agresi," ujar Sabalenka usai pertandingan.
Dalam beberapa momen pertandingan, hal itu benar-benar membantunya memberi energi kepada Sabalenka. Dia bertarung, bergerak dan bermain lebih baik.
Sampai kedudukan 6-4, 3-1 Sabalenka melakukan servis luar biasa. Kemudian terjadi sesuatu. Mungkin karena bolanya semakin besar dan berat. Dia tidak menyesuaikan diri. Kemudian Sabalenka mulai kehilangan servis dan memberinya kesempatan untuk kembali bermain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, juara US Open, Coco Gauff, melaju ke perempat final dengan kemenangan atas petenis Russia, Veronika Kudermetova. Petenis peringkat tiga dunia itu menang 7-6 (7/5), 6-2 untuk bertemu petenis Yunani, Maria Sakkari. Maria Sakkari mengalahkan petenis tuan rumah Wang Xinyu 6-4, 2-6, 6-3.
Gauff unggul 3-0 di set pertama, tetapi diimbangi oleh Kudermetova yang agresif dan harus menyelamatkan empat set point untuk tetap bertahan. Namun, dia memaksakan tie-break dan mencuri set tersebut ketika petenis peringkat 16 dunia itu melakukan kesalahan ganda, sebelum pukulan forehand-nya melebar.
Set kedua terasa lebih nyaman bagi Gauff. Pemain berusia 19 tahun ini dengan cepat melakukan double-break dan memastikan kemenangan ketika pukulan forehand Kudermetova terlalu panjang.
"Saya sebenarnya hanya mencoba untuk terus menekan. Sejujurnya pada 4-5, 0-40 saya bahkan tidak tahu yang terjadi," ujar Gauff. Dia tidak banyak berubah di set kedua. Gauff hanya mencoba untuk terus agresif.
Petenis peringkat 10 dunia, Caroline Garcia, melaju ke perempat final dengan kemenangan 6-3, 6-2 atas petenis Ukraina, Anhelina Kalinina. Garcia akan melawan peringkat dua, Iga Swiatek, setelah pemain Polandia itu mengalahkan rekan senegaranya, Magda Linette.
Shanghai Masters
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!