Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin: Granat Meledak di Jet Pribadi Prigozhin

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 13:02 WIB | Oleh:
Putin: Granat Meledak di Jet Pribadi Prigozhin Doc: Istimewa
Ket. Pelayat meletakkan bunga di peringatan untuk menghormati Yevgeny Prigozhin dan Dmitry Utkin di Moskow.

MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada Kamis (5/10), mengklaim bahwa penyelidik penerbangan menemukan potongan granat dalam sisa-sisa jet pribadi yang ditumpangi pemimpin kelompok tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin, jatuh dalam perjalanan dari Moskow ke St. Petersburg pada 23 Agustus.

"Di dalam tubuh mereka yang tewas dalam kecelakaan udara ditemukan pecahan granat tangan," kata Putin pada pertemuan tahunan Klub Valdai di kota Sochi, Laut Hitam, mengutip temuan para penyelidik, menambahkan tidak ada bukti dampak eksternal terhadap pesawat tersebut, tambahnya.

Dikutip dari Bloomberg, pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa orang yang memimpin pemberontakan bersenjata melawan Kremlin itu adalah pengguna narkoba.

"Sayangnya, mereka tidak melakukan tes alkohol atau narkotika pada darah orang yang meninggal," kata Putin.

Ia melanjutkan, para penyelidik seharusnya melakukan tes semacam itu karena dinas keamanan "tidak hanya menemukan uang tunai sebesar 10 juta dolar AS, namun juga 5 kilogram kokain" setelah menggeledah kantor Grup Wagner di St. Petersburg.

Dua bulan sebelum jet pribadi Embraer SA Legacy 600 itu jatuh, Prigozhin memimpin pemberontakan untuk menggulingkan Menteri Pertahanan, Sergei Shoigu, dan Kepala Staf Umum, Valery Gerasimov, setelah menuduh mereka berulang kali gagal dalam perang Rusia di Ukraina dan berusaha untuk "menghancurkan" Wagner.

Pasukannya mencapai jarak 200 kilometer (124 mil) dari Moskow sebelum Prigozhin membatalkan pemberontakan yang menurut Putin membawa Rusia ke ambang "perang saudara".

AS mengatakan, kecelakaan pesawat yang terjadi tepat dua bulan kemudian diduga merupakan pembunuhan yang disetujui oleh Putin sendiri, setelah pemberontakan yang menjadi ancaman terbesar bagi pemerintahannya selama seperempat abad. Kremlin menolak anggapan itu dan menyebutnya sebagai "kebohongan mutlak".

Penilaian awal AS menunjukkan jet itu mungkin hancur akibat bom, kata para pejabat Amerika, yang berbicara tanpa menyebut nama.

Kesepuluh penumpang dan awak yang terdaftar berada di dalam pesawat, termasuk beberapa letnan utama Prigozhin, tewas ketika jatuh dalam perjalanan dari Moskow ke St. Petersburg pada 23 Agustus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.