Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Setujui Misi Keamanan Multinasional di Haiti

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 08:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Setujui Misi Keamanan Multinasional di Haiti Doc: Bloomberg
Ket. DK PBB pada Senin (2/10) menyetujui misi yang dipimpin Kenya yang bertujuan membawa stabilitas ke Haiti.

PBB - Dewan Keamanan PBB pada Senin (2/10) menyetujui misi yang dipimpin Kenya yang bertujuan membawa stabilitas ke Haiti. Persetujuan itu dikeluarkan setelah setahun para pemimpin di negara yang dilanda kekerasan itu pertama kali memohon bantuan.

Negara termiskin di Belahan Barat ini sedang terpuruk, geng-geng bersenjata mengambil alih wilayah negara tersebut dan melancarkan kekerasan brutal, sistem perekonomian dan kesehatan masyarakat yang juga terpuruk.

Perdana Menteri Haiti Ariel Henry dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sejak akhir 2022 menyerukan dukungan internasional untuk mendukung angkatan kepolisian yang baru, namun sebagian besar komunitas global sudah letih karena kegagalan intervensi sebelumnya di Haiti.

Resolusi hari Senin itu disahkan dengan 13 suara mendukung, sementara Tiongkok dan Rusia abstain. Hal ini dipuji oleh Menteri Luar Negeri Haiti Jean Victor Geneus karena membawa "secercah harapan bagi orang-orang yang sudah terlalu lama menderita akibat situasi politik, sosial-ekonomi, keamanan dan kemanusiaan yang sulit."

Sebuah terobosan terjadi pada bulan Juli, ketika Kenya secara sukarela memimpin pasukan tersebut dan mengirimkan 1.000 personel.

Resolusi tersebut menyerukan pengerahan "misi dukungan keamanan multinasional" -- yang bukan secara resmi merupakan pasukan PBB -- dengan "negara pemimpin" yang berkoordinasi dengan pemerintah Haiti.

Misi ini awalnya disetujui untuk satu tahun, dengan peninjauan setelah sembilan bulan.

Pasukan tersebut bertujuan memberikan "dukungan operasional kepada Kepolisian Nasional Haiti, termasuk membangun kapasitasnya melalui perencanaan dan pelaksanaan operasi dukungan keamanan bersama," kata resolusi tersebut.

Misi ini juga bertujuan menciptakan kondisi untuk menyelenggarakan pemilu, yang belum pernah dilakukan di Haiti sejak 2016.

Guterres dalam laporannya baru-baru ini mengatakan situasi keamanan di Haiti semakin memburuk, jumlah anggota geng lebih banyak dan persenjataan yang lebih baik dibandingkan polisi.

Hampir 2.800 pembunuhan tercatat di Haiti antara Oktober 2022 dan Juni 2023, korban tewas termasuk 80 anak di bawah umur, kata laporan PBB.

Mengatasi Kekhawatiran Tiongkok

Amerika Serikat telah menganjurkan kekuatan multinasional. Pada Senin, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pihaknya akan terus bekerja sama dengan Kongres untuk memberikan bantuan luar negeri sebesar 100 juta dolar, dan Pentagon siap menyediakan hingga 100 juta dolar untuk memungkinkan dukungan.

Namun Presiden Joe Biden telah menegaskan dia tidak akan membahayakan pasukan Amerika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.