Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Bantul Berikan 3,1 Juta Jiter Air Bersih Hingga Awal Oktober

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 16:44 WIB | Oleh:
BPBD Bantul Berikan 3,1 Juta Jiter Air Bersih Hingga Awal Oktober Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Tangki air di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bersama stakeholderterkait telah menyalurkan bantuan sebanyak 3,1 juta liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan akibat kemarau panjang 2023.

"Data infografis droping air bersih Kabupaten Bantulsejak 1 Juli sampai 1 Oktober 2023 mencapai3,105 juta liter," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Selasa.

Bantuan air bersih tersebut, lanjutnya, berasal dari BPBD Bantul (151 tangki), PMI Bantul (270 tangki),Dinsos Tagana Bantul (120 tangki), dan donasi dari masyarakat (80 tangki).

Penyaluran bantuan air bersih ke lokasi kekeringan itu, kata dia, mengacu pada Surat Keputusan (SK) Bupati Bantul Tahun 2023 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan yang telah dilakukan perpanjangan hingga 30 November 2023.

Menurut dia, wilayah di Bantul yang terdampak kekeringan dan mendapat bantuan air bersih sebanyak delapan kecamatan, yang meliputi 14 kelurahandan 27 dusun atau pedukuhan. "Dengan total sebanyak 5.224 kepala keluarga (KK)yang terdiri21.296jiwa," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakanberdasarkan peta wilayah droping air bersih, kecamatan Dlingo, merupakan wilayah terbanyak mendapat bantuan air bersih yaitu 1,6 juta liter atau 321 tangki air, kemudian Kecamatan Kasihan sebanyak 500 ribu liter atau 86 tangki air.

Kemudian Pundong sebanyak 360 ribu liter air atau 72 tangki air, Imogiri sebanyak 295 ribu liter atau 59 tangki, Piyungan sebanyak 150 ribu liter atau 30 tangki, dan Pajangan 120 liter air, Pleret sebanyak 70 ribu liter, dan Pandak sebanyak 5.000 liter air.

Dia mengatakanmasyarakat di wilayah tersebut memang menjadi langganan dan sesuai prediksi BPBD Bantul paling terdampak kekeringan dan mengajukan bantuan air bersih, karena lokasinya berada di daerah pegunungan yang jauh dari sumber air.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Dan kita selalu memantau update dari BMKG, yang terakhir itu menyampaikan awal November dasarian pertama sudah mulai hujan di DIY, tetapi di wilayah Kulon Progo dan Sleman utara. Sementara untuk Bantul sendiri mulai hujan di dasarian pertama Desember," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.