Turki Serang Markas PKK di Irak Pasca Ledakan Bom di Ankara
📅 Senin, 02 Okt 2023, 09:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Adem ALTAN
ANKARA - Jet-jet Turki melancarkan serangan udara di wilayah Kurdistan Irak pada Minggu (1/10) malam, setelah ledakan bom bunuh diri di hari yang sama melukai dua petugas polisi di dekat gedung parlemen di Ankara.
Beberapa jam setelah bom meledak, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersumpah bahwa "teroris" tidak akan pernah mencapai tujuan mereka.
Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang ditetapkan sebagai kelompok teror oleh Turki dan sekutu Baratnya, mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Mereka telah melancarkan pemberontakan mematikan terhadap Ankara selama empat dekade.
Distrik yang menjadi sasaran aksi pengeboman adalah tempat sejumlah kantor kementerian dan parlemen Turki berada, yang dibuka kembali sesuai rencana pada sore hari.
"Penjahat yang mengancam perdamaian dan keamanan warga negara belum mencapai tujuannya dan tidak akan pernah mencapainya," kata Erdogan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan, dua penyerang tiba dengan kendaraan komersial sekitar pukul 09.30 di depan gerbang masuk Direktorat Jenderal Keamanan Kementerian Dalam Negeri, dan melakukan serangan bom.
"Salah satu teroris meledakkan dirinya," kata Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya kepada wartawan di luar kementerian. "Yang satu lagi tewas terkena peluru di kepala sebelum dia sempat meledakkan diri."
Dua petugas polisi terluka ringan dalam baku tembak, namun nyawa mereka tidak dalam bahaya, tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kantor kejaksaan Ankara telah membuka penyelidikan dan melarang akses ke daerah tersebut. Media lokal diminta berhenti menayangkan gambar-gambar dari lokasi penyerangan.
Serangan Irak Utara
Dalam pernyataannya kepada kantor berita ANF, yang dekat dengan gerakan Kurdi, PKK mengatakan, "tindakan pengorbanan telah dilakukan terhadap Kementerian Dalam Negeri Turki".
Pada Minggu malam, seorang pejabat di Kurdistan Irak melaporkan pesawat tentara Turki mengebom sebagian wilayah Bradost dan desa Badran.
Kementerian Pertahanan Turki mengakui adanya "operasi udara" di Irak utara untuk "menetralisir PKK".
Kementerian mengatakan "20 target yang digunakan oleh teroris" telah dihancurkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!