Cangkok Jantung Babi Kepada Manusia Kedua Berhasil Dilakukan
📅 Senin, 02 Okt 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoKurangi Antrean
Data Organdonor.gov, menyebutkan sekitar 110.000 orang Amerika saat ini tengah menunggu transplantasi organ. Dari angka antrean itu lebih dari 6.000 pasien meninggal setiap tahun sebelum sempat mendapatkan transplantasi organ.
Transplantasi organ hewan berpotensi menyelamatkan ribuan nyawa. Namun demikian cara ini memiliki serangkaian risiko yang tersendiri. Selain ketakutan menularkan patogen yang tidak diketahui dari hewan ke manusia, xenotransplantasi lebih mungkin memicu respons imun yang berbahaya.
Respons ini dapat langsung memicu resistensi atau penolakan terhadap organ yang berpotensi menimbulkan kematian pada pasien. Seperti yang terjadi pada David Bennett, pasien pertama xenotransplantasi Fakultas Kedokteran Universitas Maryland yang meninggal, penyebab kematiannya diduga karena virus babi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebagai seorang ahli bedah kardiotoraks yang melakukan transplantasi paru-paru, saya sangat berterima kasih kepada tim ahli bedah kami yang bekerja untuk membantu mengatasi krisis kekurangan organ," kata Christine Lau, MD, MBA, profesor di Dr Robert W Buxton dan ketua dari Departemen Bedah UMSOM dan Kepala Ahli Bedah di UMMC.
"Sekali lagi, kami berada di garis depan dalam pencapaian bersejarah yang membawa kami selangkah lebih dekat untuk mewujudkan xenotransplantasi menjadi kenyataan yang menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan," lanjut dia. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!