Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Runtuhnya Evergrande Harus Jadi Pelajaran bagi Sektor Properti di Indonesia

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Runtuhnya Evergrande Harus Jadi Pelajaran bagi Sektor Properti di Indonesia Doc: AFP/CHINA OUT
Ket. BURSA HONG KONG TANGGUHKAN SAHAM EVERGRANDE I Pekerja berjalan melewati kompleks perumahan yang sedang dibangun oleh pengembang properti Tiongkok Evergrande, di Wuhan, Provinsi Hubei Tengah, Tiongkok, Kamis (28/9). Bursa Hong Kong pada Kamis, menangguhkan saham Evergrande, setelah pimpinan pengembang real estate Tiongkok itu dilaporkan telah ditempatkan di bawah pengawasan.

JAKARTA - Informasi mengenai penghentian perdagangan saham Evergrande, kerugian yang mencapai miliaran dollar AS, serta upaya restrukturisasi utang yang berlarut-larut telah menciptakan kekhawatiran di seluruh dunia. Runtuhnya Evergrande harus jadi pelajaran bagi sektor properti di Indonesia.

Pemerintah dan para pengusaha properti di Tanah Air harus berhati-hati sebab meskipun perusahaan ini berbasis di Tiongkok, dampaknya telah menciptakan gelombang kekhawatiran di sektor properti di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Runtuhnya Evergrande harus menjadi pelajaran berharga bagi pelaku sektor properti di Tanah Air. Sebab Evergrande adalah contoh nyata tentang risiko yang mungkin terjadi ketika perusahaan properti terlalu mengandalkan pembiayaan utang untuk ekspansi bisnis mereka," kata ekonom dari STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko kepada Koran Jakarta, Kamis (28/9).

Aditya mengatakan Evergrande mengambil utang dalam jumlah besar untuk mendanai proyek-proyeknya, dan ketika mereka mengalami kesulitan dalam membayar kembali utang-utang ini, maka krisis finansial tak terhindarkan.

Menurut Aditya, di Indonesia, banyak perusahaan properti juga mengandalkan pembiayaan utang dan mereka perlu berhati-hati agar tidak terjebak dalam situasi yang serupa.

Dampak dari krisis Evergrande, menurut Aditya, dapat meluas ke pasar global, termasuk pasar properti di Indonesia. Penurunan harga properti di Tiongkok dapat mempengaruhi harga properti di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Oleh karena itu, para pemangku kepentingan di sektor properti di Indonesia harus siap menghadapi kemungkinan dampak negatif dan mengambil langkah-langkah untuk mengamankan investasi mereka.

"Kita harus belajar dari kesalahan Evergrande dan tidak terlalu gegabah dalam memperluas bisnis properti. Portofolio kredit perbankan jangan sampai jor-joran untuk menopang kredit properti yang memang cenderung spekulatif ini," kata Aditya.

Masih Sangat Timpang

Pasar properti di Indonesia, menurut Aditya, masih sangat timpang di mana backlog untuk kalangan bawah tidak pernah berkurang tapi supply kredit untuk properti mewah dan mal terus membesar.

Sementara itu, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudisthira mengatakan Evergrande menjadi pelajaran penting bagi Indonesia agar pemerintah waspada terhadap sektor properti ini.

Bhima menjelaskan sebelum pandemi, banyak pembiayaan di sektor properti memanfaatkan era bunga rendah. Saat itu perburuan bunga murah menyebabkan developer cukup agresif, tetapi pada saat pandemi, tekanan risiko pada debitur KPR juga berdampak pada penilaian risiko properti.

Beberapa properti bahkan mengalami stagnasi harga di banyak daerah karena sebelumnya terjadi spekulasi properti, sementara dari sisi daya beli tidak mampu menjangkau harga rumah yang terlalu mahal.

Perlu dicatat sektor properti di Indonesia berdampak setidaknya pada 185 subsektor industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.