Nagorno-Karabakh Umumkan Akan Bubarkan Negara

Jumat, 29 Sep 2023, 02:10 WIB

GORIS - Etnis Armenia di Nagorno-Karabakh pada Kamis (28/9) mengatakan bahwa mereka akan membubarkan negara yang memisahkan diri yang telah mereka pertahankan selama tiga dekade.

Dalam sebuah pernyataan, mereka mengatakan Republik Artsakh (Republik Nagorno-Karabakh) yang mereka deklarasikan sendiri, akan sirna terhitung tanggal 1 Januari 2024, dan pernyataan ini yang merupakan penyerahan resmi kepada Azerbaijan setelah terjadi serangan kilat pekan lalu.

Ket. Foto: Eksodus Massal l Kendaraan yang ditumpangi pengungsi dari Nagorno-Karabakh antre dekat kota perbatasan Kornidzor, Armenia, pada Selasa (26/9). Ribuan pengungsi ini hendak kabur ke Armenia setelah terjadi serangan kilat Azerbaijan ke wilayah kantong separatis itu pekan lalu. — Sumber: AFP/Alain JOCARD

Bagi Azerbaijan dan presidennya, Ilham Aliyev, hasilnya adalah pemulihan kedaulatan atas wilayah tersebut. Daerah kantong ini diakui secara internasional sebagai bagian dari wilayahnya, tetapi mayoritas etnis Armenia memenangkan kemerdekaande factodalam perang pada tahun '90-an.

Akibat pernyataan itu, Armenia mengatakan pada Kamis pagi bahwa sebanyak 65.036 orang telah menyeberang ke wilayahnya, dari total perkiraan populasi 120.000 jiwa.

"Analisis situasi menunjukkan bahwa dalam beberapa hari mendatang tidak akan ada lagi warga Armenia yang tersisa di Nagorno-Karabakh," laporInterfaxmengutip pernyataan dari Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan.

Azerbaijan membantah tuduhan itu. Dikatakan bahwa mereka tidak memaksa orang untuk pergi dan mereka akan mengintegrasikan kembali wilayah Karabakh secara damai dan menjamin hak-hak sipil etnis Armenia. Warga Armenia di Karabakh mengatakan mereka tidak mempercayai janji itu, mengingat sejarah panjang pertumpahan darah antara kedua belah pihak. SB/ST/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.