Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Khofifah Minta Semua Pihak Siapkan Mitigasi El Nino dan Potensi Banjir

📅 Kamis, 28 Sep 2023, 19:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Khofifah Minta Semua Pihak Siapkan Mitigasi El Nino dan Potensi Banjir Doc: ANTARA/Biro Adpim Jatim
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) pada saat mengecek alat berat untuk mengantisipasi dampak El Nino dan banjir, dalam Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino dan Banjir 2023/2024  di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (27/9).

MALANG - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, meminta semua pihak, termasuk para bupati dan wali kota, di wilayah tersebut menyiapkan langkah mitigasi, preventif, dan quick response dalam menghadapi El Nino serta potensi banjir.

"Apel kesiapsiagaan ini kita gelar dalam rangka menghadapi El Nino, sekaligus potensi banjir. Kita harus terus meningkatkan kehati-hatian dan mitigasi harus dilakukan lebih komprehensif," kata Gubernur Khofifah saat memimpin apel di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (27/9).

Upaya mitigasi itu perlu dilakukan mengingat analisa BMKG pada pekan kedua atau ketiga November sudah ada hujan dengan intensitas cukup merata.

Langkah mitigasi dan preventif itu, kata Khofifah, salah satunya dengan mengecek kondisi dam atau bendungan mengingat dalam beberapa kasus banjir di Jawa Timur disebabkan adanya tumpukan sampah di beberapa dam. Untuk itu diperlukan sinergi untuk mengantisipasi banjir akibat sampah yang menumpuk.

"Maka yang harus dilakukan adalah gotong royong, kerja bakti, sinergi, dan antisipasi bersama," ucap Khofifah.

Ia juga meminta pengecekan pada rumah pompa yang berfungsi untuk mengatur air. "Dalam rumah pompa jangan sampai ada listrik yang tidak mengalir, sehingga ketika dilakukan proses pengaturan air tidak berfungsi. Dan bisa berdampak pada terjadinya banjir," terangnya.

Selain itu yang tidak kalah penting, kata dia, adalah upaya normalisasi sungai agar bisa menampung debit air yang lebih besar dan optimal. Menurut dis, masyarakat masih banyak yang membuang sampah rumah tangga di sungai sehingga menjadi salah satu penyebab kepadatan sungai.

"Kami pernah diberi informasi Kepala BNPB untuk segera melakukan normalisasi di tiga sungai di Jatim. Di situ banyak ditemukan potongan kayu yang panjangnya sampai enam meter, TV, juga sofa, dan lain sebagainya," kata Khofifah.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dengan gambaran tersebut, lanjutnya, pemerintah kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur diminta untuk segera menyiapkan langkah mitigasi bersama, khususnya untuk normalisasi aliran sungai dalam upaya mengantisipasi ancaman banjir.

"Saya minta tolong siapkan mitigasi bersama karena banyak sungai-sungai yang memang mungkin ada sampah yang menumpuk. Itu antisipasi kita terhadap ancaman banjir," tambah dia.

Selain itu terkait dampak El Nino, ia kembali meminta berbagai pihak untuk melakukan kehati-hatian atas tindakan yang bisa mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seperti yang terjadi di kawasan Gunung Arjuno Welirang dan Bromo beberapa waktu lalu. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

56 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.