Kembangkan Sistem Pelaporan Keuangan Satu Pintu
Rabu, 27 Sep 2023, 11:11 WIBJAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang mengembangkan sistem pelaporan keuangan satu pintu atau Financial Reporting Single Window (FRSW) dengan menggunakan teknologi extensible business reporting language (XBRL). Langkah tersebut dalam rangka mempermudah pelaporan wajib pajak.
"Financial Reporting Single Window dalam bentuk ini yang sudah banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar di kelas dunia maupun perusahaan besar yang regional yang mempermudah kita dalam melakukan pelaporan wajib pajak," kata Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Nufransa Wira Sakti di Jakarta, Selasa (27/9).
Dalam Seminar Dies Natalis FEB UI ke-73 International Tax Policy Dialogue, Nufransa menuturkan pembuatan sistem tersebut membutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemangku kepentingan karena biayanya yang mahal, standarisasinya yang belum ada dan perlunya memperkenalkan sistem tersebut tidak hanya kepada perusahaan besar tapi juga perusahaan kecil hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Dia berharap melalui seminar tersebut, dapat muncul ide pemikiran terkait tataran ideal dan fungsi optimal yang tidak memberatkan wajib pajak dalam menggunakan sistem pelaporan.
Menurut dia, dengan adanya penyatuan laporan sebagai single source of truth dari yang dilaporkan wajib pajak, itu akan mempermudah bagi semua dalam penggunaan satu laporan keuangan untuk berbagai kepentingan seperti untuk pelaporan pajak, pengajuan kredit ke bank dan informasi ke publik.
"Satu laporan untuk semua kepentingan dan itu tentu kita perlu sosialisasikan ini dan kita cari bagaimana caranya yang termudah sehingga tidak membebankan kepada wajib pajak kepada maupun masyarakat yang akan menjalankannya," tuturnya.
Tingkatkan Kepatuhan
Pihaknya terus meningkatkan pelayanan dan standar operasional prosedur di era digital ini sehingga pelaporan wajib pajak bisa lebih cepat dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Pada gilirannya, itu akan meningkatkan penerimaan pajak yang akan digunakan untuk menuju masyarakat adil dan makmur.
"Dengan demikian para investor yang mau masuk ke Indonesia juga bisa mengandalkan laporan keuangan ini sebagai salah satu single source of truth tadi supaya mereka juga tidak bingung antara yang dilaporkan dengan yang dipublish itu berbeda," tuturnya.
Redaktur: andes
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Suara Tembakan di Gedung Putih, Trump Sedang di Ruang Oval
-
Klok: Hanya Butuh Satu Poin Segel Gelar Juara, Peluang Persib Ada di Tangan Sendiri
-
Festival Permainan Rakyat Kalbar: Merajut Keberagaman dan Perkuat Budaya dengan Tradisi Nusantara
-
Polda Metro Jaya Tangkap 4 Pelaku Begal yang Viral di Medsos
-
City 8 Kali Juara Piala FA, Berikut Daftar Para Juara Lainnya
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Media: Kerangka Kesepakatan AS-Iran telah Mencapai 95 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.