- Home
-
- Megapolitan
-
- Depok Bantu Investasi lewa...
Depok Bantu Investasi lewat 'E-Helpdesk'
Rabu, 27 Sep 2023, 04:00 WIBJAKARTA - Program Pengendalian Penanaman Modal melalui "E-Helpdesk" dan Pembentukan Tim Pengendalian Investasi mulai diluncurkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok. Program tersebut untuk memudahkan investor dan pelaku usaha melaporkan aktivitas seperti nilai investasi lewat satu pintu melalui aplikasi Google Drive.
"Nantinya, Google Drive akan diberikan kepada investor saat ingin mengurus Laporan Kegiatan Penanaman Modal atau LKPM dan aktivitas investasi lainnya," kata Kepala Bidang Investasi dan Penanaman Modal DPMPTSP Kota Depok, Zarkasih.
Menurut dia, dari 2.800 perusahaan yang tercatat di Kota Depok, baru 1.200 perusahaan yang sudah melaporkan LKPM. Jika ini dibiarkan terus-menerus, akan berdampak kurang optimalnya pencapaian realisasi investasi.
Untuk itu, lanjutnya, DPMPTSP Kota Depok berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut dengan membentuk Tim Pengendalian Investasi dan "E-Helpdesk" sebagai alat kerjanya yang dapat diakses secara daring. Melalui tim ini, pengawasan kepada perusahaan/pengusaha yang dilaksanakan oleh perangkat daerah (PD) dapat terkoordinasi berjalan secara efektif dan efisien.
Zarkasih menyebutkan beberapa keunggulan dan manfaat aplikasi tersebut, antara lain meningkatnya pengendalian investasi, meningkatkan informasi investasi dari tiap-tiap pelaku usaha atau perusahaan. Kemudian, meningkatkan target investasi dan memiliki database perusahaan.
"Manfaat lainnya, dapat meningkatkan kinerja stakeholder, memperbaiki pelaporan pengendalian investasi, dan meningkatkan efektivitas penanaman modal," jelasnya.
Lalu, meningkatkan pengoreksian data server internal DPMPTSP, terlaksananya kegiatan pengendalian penanaman modal Kota Depok.
"Kemudian terbentuknya sinergiantarbidang di DPMPTSP dan tercapainya target investasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah," ujarnya.
Kabel Dirapikan
Selain masalah investasi, Depok juga tengah memperidah kota dengan merapikan kabel-kabel semrawut. Penertiban dilakukanDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Depok agar terlihat rapi dan indah. Petuga memotong kabel udara yang membentang di Jalan Tole Iskandar dan Siliwangi sepanjang 6,3 kilometer.
"Pemotongan kabel udara program merupakan lanjutan dari Margonda 1 dan 2. Sekarang kita turunkan kabel udara yang tidak aktif," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Selasa (26/9). Idris mengatakan sasaran penurunan kabel udara selanjutnya di ruas jalan raya Akses UI dan Juanda yang merupakan jalan nasional.
"Karena jalan Akses UI dan Juanda milik nasional, maka perlu minta izin pusat," kata Mohammad Idris. Mohammad menjelaskan kabel yang diturunkan sudah tidak aktif. Ini sudah sesuai dengan kesepakatan bahwa kabel miliki provider ditempatkan di bawah atau dipendam.
- Investor
- Depok
- kota depok
- Penanaman Modal
- DPMPTSP
- E-Helpdesk
- Tim Pengendalian Investasi
- Google Drive
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Depok Tak Juga Belajar, Akhirnya Kena OTT KPK
-
Pemerintah Harus Perbaiki Komunikasi dengan Investor AS
-
Regulasi Baru Guncang Peta Persaingan F1
-
Bapanas Minta Satgas Pangan Polri Lakukan Pemeriksaan Lanjutan Temuan Harga di Atas HAP dan HET
-
OJK Hukum Seumur Hidup Benny Tjokrosaputro, Dilarang Masuk Pasar Modal Selamanya
-
Ayo Serbu! 3.000 Paket Sembako Murah di Tebet dan Kebayoran Lama, Cuma Rp100 Ribu!
-
Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Rest Area KM 62B Tol Jakarta-Cikampek
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.