Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim Dayung Indonesia Rebut Tiga Perunggu saat Tuan Rumah Berjaya

📅 Minggu, 24 Sep 2023, 15:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Dayung Indonesia Rebut Tiga Perunggu saat Tuan Rumah Berjaya Doc: antarafoto
Ket. Atlet Dayung Indonesia

HANGZHOU - Tim Dayung Indonesia membawa pulang tiga medali perunggu Asian Games Hangzhou saat tuan rumah tampil kedigdayaannya dengan memenangi seluruh enam nomor final yang mereka ikuti pada Minggu (24/9).

Perunggu pertama bagi tim dayung Indonesia sekaligus medali pertama bagi Kontingen Merah Putih dipersembahkan oleh Chelsea Corputty dan Mutiara Rahma Putri dari nomor lightweight women's double sculls yang dilombakan di Fuyang Waters Sports Centre pada hari yang cukup cerah.

Chelsea dan Mutiara sempat tertinggal di peringkat empat sebelum menyalip pasangan Iran Kimia Zarei/Nazanin Malaei pada menit-menit terakhir untuk menempati podium bersama pemenang nomor tersebut yaitu pasangan tuan rumah Jiaqi Zhou/Xiuping Qiu. Uzbekistan finis peringkat dua untuk medali perak.

Ihram dan Memo nyaris membawa pulang perak untuk Indonesia jika saja tidak tersalip oleh tim Uzbekistan jelang garis finis nomor men's double sculls, yang juga dimenangi oleh tim China.

Delapan pedayung Indonesia pada nomor men's eight juga sempat menempel ketat China selepas start. Namun, Rifqi Harits Taufiqurahman dkk. tak mampu mempertahankan posisinya setelah disalip tim India dan nyaris kehilangan podium jika saja mereka tak membalas serangan dari Uzbekistan jelang finis demi membawa pulang perunggu untuk Indonesia.

Hongkong mencuri satu medali emas ketika tak ada wakil China di nomor men's pair. Pelatih tim dayung Indonesia Muhammad Hadris mengakui persaingan di cabang dayung Asian Games kali ini sangat berat mengingat tuan rumah menurunkan kekuatan tim utamanya.

"Di sini sangat menarik sebenarnya. Kami melihat China dengan tim A-nya, jadi persaingannya sangat berat karena kita tahu China adalah tim dayung terbaik di Asia," ungkap Hadris ketika ditemui Antara di Fuyang.

"Mereka salah satu peraih medali emas di Olimpiade, juga atlet putranya ada yang meraih perunggu, yaitu lawannya Ihram dan Memo tadi.

"Jadi fokus kami di sini adalah bersaing dengan negara-negara seperti Uzbekistan dan India, karena kami tahu kami bisa mengalahkan mereka," kata Hadris.

Sebelum tiba di Hangzhou, Hadris melihat progres tim Indonesia yang pernah mengalahkan China di ajang Piala Dunia Dayung II pada pertengahan tahun ini di Varese Italia, meskipun Negeri Tirai Bambu itu menurunkan tim B mereka.

"Dari sana kami berharap mudah-mudahan China itu memilih tim B mereka, akan tetapi ternyata mereka mengerahkan semua tim A-nya yang ikut kejuaraan dunia kemarin," kata Hadris.

Tiga medali perunggu cukup menjadi hasil manis bagi tim dayung Indonesia melihat peta persaingan yang cukup ketat.

"Meskipun dari awal ketika kami melihat babak heat dan repechage, lalu pelatih strategi melihat catatan waktu negara-negara lain, kami menyadari ini sangat keras persaingannya.

"Namun demikian, kami hanya berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan medali," kata Hadris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.