Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kerja Keras, Tim Gabungan Buka Jalur Pemadaman Api di Lereng Gunung Jayanti

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 00:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerja Keras, Tim Gabungan Buka Jalur Pemadaman Api di Lereng Gunung Jayanti Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Kebakaran melanda lereng Gunung Jayanti Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (22/9/2023).

Jakarta - Kerja keras, tim gabungan mulai membuka jalur pemadaman api yang membakar Lereng Gunung Jayanti Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat malam.

"Saat ini kami mulai membuka jalan dengan tim dari Kodim sudah siap. Sementara kami berjalan membuka jalan sambil membawa selang," kata Penanggung Jawab Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Kusmawan dalam pernyataannya di Jakarta.

Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melaporkan kebakaran lahan terjadi di area lereng Gunung Jayanti, Desa Jayanti, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Api diketahui pertama kali pada pukul 16.10 WIB oleh tim Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pelabuhanratu.

Kusmawan menyampaikan bahwa vegetasi berupa semak ilalang kering dan pepohonan perlahan-lahan mulai dilumat api yang cepat merambat ke arah bawah dari lereng karena angin yang bertiup kencang.

"Sementara terpantau di lokasi api merambat ke arah bawah," kata dia.

Sementara itu tim gabungan dari Badan, Damkar, TNI , Polri, P2BK dan relawan masih bersiaga di lokasi yang tak jauh dari titik api.

Di samping itu, mobil pemadam kebakaran dan water canon dari Polres Sukabumi telah disiagakan untuk operasi pemadaman dan pendinginan.

"Mobil Damkar sudah siap-siap untuk menyemprot. Mobil water canon dari Polres Sukabumi sudah merapat dan stand by dengan personelnya dari Sabhara," katanya.

Ia mengatakan lokasi kebakaran yang berada di lereng curam bebatuan menyulitkan tim gabungan dalam upaya pemadaman.

Kendati demikian tim gabungan tetap turun untuk memulai pemadaman yang diawali dengan membuka jalur menuju titik api.

Menyinggung sebab muasal terjadinya kebakaran lahan tersebut, Kusmawan masih belum mengetahui hal itu. Namun kedepannya tim akan melakukan investigasi lebih lanjut.

"Tim gabungan saat ini berfokus pada upaya pemadaman dan pendinginan," katanya.

Hingga siaran pers ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak maupun korban jiwa yang ditimbulkan.

Namun api yang membakar lahan ini mengarah turun menuju gedung milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pelabuhanratu Sukabumi.

Sementara itu luas wilayah yang terbakar juga masih dalam asesmen tim di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.