Hutan Lindung Konservasi Bekantan Terbakar, 10 Hektare Area Hangus
📅 Jumat, 22 Sep 2023, 11:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-BPBD Tapin
RANTAU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan Raniansyah mengatakan hutan lindung konservasi bekantan di Desa Lawahan, Kecamatan Tapin Selatan terbakar.
"Luas dampak kebakaran lebih 10 hektare meliputi hutan galam dan semak belukar," ujarnya dikonfirmasi Antara di Rantau, Jumat (22/9) pagi.
Raniansyah mengungkapkan peristiwa kebakaran yang melalap hutan galam di ekosistem rawa ini terjadi pada pukul 15:15 Wita berlangsung hingga Kamis malam.
Hingga pukul 19:20 Wita, petugas BPBD Tapin bersama tim gabungan dan PT Antang Gunung Meratus (AGM) mampu memadamkan sekitar 90 persen area yang terbakar.
Terkait sisanya, kata Raniansyah, api berada di luar jangkauan darat, namun mampu ditangani Tim Satgas Karhutla PT AGM.
"Tim dari AGM stand by di lokasi. Penyebab masih belum diketahui," bebernya.
Raniansyah mengungkapkan, sebelumnya hampir bersamaan juga terjadi kebakaran di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan. Lokasinya, berada di sekitar lingkungan konservasi bekantan tersebut.
"Luas lahan terbakar kurang lebih 1,5 hektare, membakar semak belukar, api berhasil dipadamkan 100 persen oleh Tim BPBD, TNI dan masyarakat," ujarnya.
Di titik lain, tim Satgas Karhutla juga berhadapan dengan api di Desa Bitahan, Kecamatan Lokpaikat. BPBD Tapin, kata Raniansyah, berjibaku dengan api dari pukul 14:00 Wita sampai 22:00 Wita.
"Kebakaran berhasil dipadamkan 100 persen. Sedangkan, luas lahan yang terbakar lebih dua hektare, meliputi kebun karet dan semak belukar," ujarnya.
Raniansyahmenyebutkan personel cukup kewalahan dan kelelahan menangani karhutlapada Kamis itu, karena lahan terdampak cukup luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!