Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Pekalongan Maksimalkan Gerakan Transisi PAUD-SD Menyenangkan

📅 Senin, 18 Sep 2023, 16:36 WIB | Oleh:
Pemkot Pekalongan Maksimalkan Gerakan Transisi PAUD-SD Menyenangkan Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Wali Kota Pekalongan, Jateng, Afzan Arslan Djunaid sedang mengamati siswa pendidikan anak usia dini sedang belajar berinteraksi dengan temannya, di Pekalongan, Senin (18/9).

PEKALONGAN - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengoptimalkan gerakan transisi pendidikan anak usia dini ke sekolah dasar "Gesid Menyenangkan" sebagai implementasi merdeka belajar.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa tantangan pembelajaran sekarang ini lebih berat di antaranya dengan adanya perkembangan teknologi dan gawai.

"Saat ini guru harus bisa bekerja keras dan berjuang lebih berat supaya siswa tetap mau bersosialisasi terhadap lingkungan dan belajar. Tidak hanya guru tetapi juga orang tua," katanya.

Menurut dia, gerakan ini sebagai upaya memperbaiki sistem pendidikan khususnya dalam upaya mensukseskan pelaksanaan transisi pendidikan anak usia dini- sekolah dasar menyenangkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zainul Hakim mengatakan "Gesid Menyenangkan" merupakan perumpamaan kelincahan atau kegigihan bunda PAUD dalam melakukan sosialisasi transisi PAUD-sekolah dasar.

Sebelumnya, kata dia, pihaknya sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah dengan adanya Peraturan Wali Kota Nomor 67 Tahun 2023 terkait transisi PAUD-sekolah dasar.

"Gerakan transisi pendidikan anak usia dini ke sekolah dasar ini harus digalakkan dan berkelanjutan sehingga harus kami kawal supaya benar-benar bermanfaat untuk para siswa," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Sherly Imanda Hidayah mengatakan pihaknya akan terus melakukan evaluasi melalui forum komunikasi transisi PAUD-sekolah dasar yang sudah dibentuk.

"Melalui forum komunikasi tersebut, kami berharap pembelajaran ke depan bisa lebih ramah untuk anak usia dini. Kami telah menggandeng organisasi masyarakat seperti Himpaudi, IGTKI, Persit, GOW, PKK, dan Himpsi bergerak secara masif dalam pelaksanaan merdeka belajar edisi ke 24 ini," demikian ZainulHakim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

20 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

42 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.