Pemimpin Oposisi Korsel Dirawat di RS Setelah Mogok Makan Berhari-hari

Senin, 18 Sep 2023, 12:06 WIB

SEOUL - Pemimpin oposisi utama Korea Selatan dirawat di rumah sakit pada Senin (18/9), setelah beberapa hari melakukan aksi mogok makan sebagai protes terhadap kebijakan pemerintah. Sementara itu jaksa meminta surat perintah penangkapannya atas tuduhan korupsi.

Lee Jae-myung, pemimpin Partai Demokrat Korea, memulai aksi protes pada 31 Agustus, sebagai kritik atas salah urus ekonomi pemerintah, ancaman terhadap kebebasan media, kegagalan menentang pembuangan air limbah Fukushima, dan alasan lainnya.

Ket. Foto: Lee Jae-myung dalam pemilihan pendahuluan mewakili Partai Demokrat Korea di pemilihan presiden 9 Maret 2022. — Sumber: ST/EPA-EFE

Mantan calon presiden itu dibawa ke rumah sakit Majelis Nasional di Seoul pada Senin pagi setelah menderita dehidrasi dan pusing, kata partainya.

Kim Gi-hyeon, ketua Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa, mendesak Lee agar menghentikan aksi mogok makan. Dia mengatakan siap untuk berbicara dengan pemimpin oposisi itu mengenai masalah kebijakan.

Beberapa jam setelah Lee dibawa ke rumah sakit, jaksa mengatakan telah meminta surat perintah penangkapan untuknya sebagai bagian dari penyelidikan proyek pembangunan dan tuduhan suap.

Lee dituduh melanggar tugasnya atas kerugian sebesar 20 miliar won (15 juta dolar AS) yang dikeluarkan Seongnam Development Corporation selama ia menjabat sebagai walikota kota Seongnam, kata jaksa.

Jaksa juga menuduh Lee melakukan suap sehubungan dengan sebuah perusahaan yang dicurigai melakukan transfer uang ilegal senilai 8 juta dolar AS ke Korea Utara.

Lee membantah melakukan kesalahan dan menyebut tuduhan itu sebagai "fiksi" dan "konspirasi politik".

Pengadilan di Seoul memerlukan parlemen yang beranggotakan 300 orang, dimana Partai Demokrat memegang mayoritas, untuk melepaskan kekebalan Lee dari penangkapan guna meninjau kembali permintaan jaksa.

Parlemen menolak permintaan surat perintah penangkapan mereka sebelumnya pada Februari lalu.

Lee kalah dari Presiden Yoon Suk Yeol, mantan jaksa agung, pada pemilihan presiden 2022 dengan selisih 0,7 persen.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.