Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pererat Hubungan RI-Thailand, KBRI Bangkok Gelar Pertukaran Budaya

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pererat Hubungan RI-Thailand, KBRI Bangkok Gelar Pertukaran Budaya Doc: ANTARA/HO-KBRI Bangkok
Ket. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok mengadakan acara Program Pertukaran Budaya Indonesia-Thailand pada 14-15 September 2023.

JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok mengadakan acara Program Pertukaran Budaya Indonesia-Thailand pada 14-15 September 2023 guna memperkuat hubungan masyarakat di kedua negara.

"Dengan mengenal kebudayaan orang lain, maka kita akan lebih memahami perasaan dan pikiran masing-masing," kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Thailand Rachmat Budiman, sebagaimana rilis pers KBRI Bangkok di Jakarta, Jumat (15/9).

Rachmat mengatakan bahwa dengan mengenal kebudayaan orang lain, pada gilirannya hal itu akan mempermudah komunikasi dan diskusi mengenai berbagai hal secara lebih nyaman dan terbuka.

Ia menggarisbawahi bahwa program pertukaran budaya tersebut dapat menjadi jembatan bagi kedua belah pihak untuk saling mengenal lebih baik satu sama lain.

Kegiatan itu disebutkan menjadi upaya KBRI Bangkok untuk mendorong penguatan kerja sama seni budaya serta hubungan antara masyakarat di kedua negara.

Kegiatan pada hari pertama diawali dengan lokakarya tari Thailand yang diikuti oleh 40 orang pelajar dan dosen dari empat universitas dari Indonesia yaitu Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Islam Indonesia, dan Universitas Brawijaya.

Dalam lokakarya tersebut para peserta dibagi menjadi empat bagian untuk belajar empat tarian Thailand.

Keempat tarian tersebut antara lain Tari Rabam Khrut (Tari Garuda) bagian dari Khon Royal Mask Dance, Tari Soeng Kapo-Coconut Dance dari wilayah Isan Thailand, Tari Fon Tee-Umbrella Dance dari wilayah Utara Thailand dan Tari Raban Chaona-Farmer Dance dari wilayah Pusat Thailand.

Lokakarya berlangsung selama 3 jam sebelum akhirnya mereka semua tampil di depan Atase Pendidikan dan Kebudayan KBRI Bangkok dan Presiden Bunditpatanasilpa Institute.

Kegiatan para peserta selanjutnya adalah belajar kebudayaan Thailand di Community Learning Center Wat Arun yang dipimpin oleh Hartanto, seorang warga negara Indonesia (WNI) yang disebutkan mendedikasikan diri untuk anak-anak Thailand yang kurang mampu.

Sementara itu, kegiatan pada hari kedua adalah lokakarya untuk belajar tarian Indonesia yang dilaksanakan di gedung olahraga KBRI Bangkok. Acara itu diikuti oleh 166 mahasiswa dari 12 perguruan tinggi di Thailand.

Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa dari Thailand diajarkan empat tarian Indonesia.

Keempat tarian tersebut adalah Tari Suramadu yang dipandu oleh instruktur dari Universitas Negeri Surabaya, Tari Kuda-Kuda oleh instruktur Universitas Negeri Yogyakarta, Tari Wonderland Indonesia oleh instruktur Universitas Islam Indonesia, dan Tari Jathil, bagian dari tari pada penampilan Reog Ponorogo, yang diajarkan instruktur dari Universitas Brawijaya.

Pada kesempatan tersebut, para perwakilan dari 12 perguruan tinggi Thailand menyampaikan apresiasi kepada KBRI Bangkok atas penyelenggaraan kegiatan.

Kegiatan tersebut dinilai bermanfaat karena para mahasiswa dapat belajar tari dari instruktur dari Indonesia secara langsung.

Selain itu, mahasiswa mereka juga dapat berkenalan dan menjalin persahabatan dengan para instruktur dari empat universitas di Indonesia yang sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa dan para dosen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.