Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanggap Darurat Bekasi Diperpanjang

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tanggap Darurat Bekasi Diperpanjang Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Lahan pertanian terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada periode musim kemarau tahun ini.

BEKASI - Masa tanggap darurat bencana kekeringan Kabupaten Bekasi diperpanjang selama 14 hari ke depan selama 14-27 September. Perpanjangan ini berdasarkan Keputusan Bupati Bekasi untuk menindaklanjuti kondisi kekeringan.

"Kami memutuskan memperpanjang status darurat bencana kekeringan berdasarkan kesimpulan rapat koordinasi," tandas Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Kamis (14/9).

Perpanjangan dilaksanakan untuk 14 hari ke depan. Dani mengakui, perpanjangan ini akan memiliki berbagai konsekuensi. Dia mengatakan, perpanjangan ini berdasarkan hasil evaluasi terhadap kondisi serta penanganan kekeringan. Caranya, dengan mengamati beberapa elemen indikator, di antaranya peningkatan jumlah jiwa serta luas lahan pertanian terdampak bencana.

Dani menjelaskan selain peningkatan jumlah jiwa dan lahan pertanian terdampak, pendistribusian air bersih sebanyak lebih dari dua juta liter.

Angka tersebut berdasarkan standar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ditambah faktor potensi kenaikan harga bahan pokok sebagai dampak kekeringan. Dani mengaku dampak kekeringan sektor ekonomi berkaitan dengan peningkatan harga bahan pokok. Sekarang ini kenaikan harga-harga sudah terjadi di pasar.

"Ini juga tidak luput menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam menetapkan perpanjangan tanggap darurat," jelasnya.

Menurut Dani, kenaikan harga belum terlihat meskipun untuk beberapa bahan pokok sudah naik. Dia menegaskan situasi pasar terus dicermati dan diantisipasi. Dani tak mungkiri bahwa kekeringan akan diikuti kenaikan harga beras.

"Kenaikan harga juga akan disusul komoditas-komoditas pokok lain," ucapnya.

Pemkab Bekasi terus berupaya menggali sumber-sumber untuk optimalisasi bantuan di masa perpanjangan status tanggap darurat bencana kekeringan, baik sumber internal pemerintah daerah, individu, swasta, provinsi maupun dana siap pakai dari BNPB.

"Kita juga sudah mengajukan bantuan ke BNPB pekan lalu. Saat ini sedang berproses. Tidak menutup kemungkinan juga kita ajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sudah ada juga bantuan dari swasta. Bantuan swasta ini akan terus ditingkatkan," jelas Dani.

Sumber Pembiayaan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Muchlis, menuturkan masa berlaku perpanjangan status tanggap darurat bencana kekeringan dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai dengan kebutuhan penanganan bencana.

Dia menjelaskan segala biaya selama pelaksanaan penanganan tanggap darurat bencana kekeringan dibebankan kepada APBD Kabupaten Bekasi 2023, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat, juga dari sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat.

Muchlis menjelaskan berdasarkan data hingga Rabu (13/9) pukul 21.00 WIB, sebanyak 118.679 jiwa dari 37.377 kepala keluarga Kabupaten Bekasi terdampak bencana kekeringan. Mereka tinggal di 40 desa dalam sembilan kecamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.