Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Picu Berbagai Penyakit, Polusi Udara di Jakarta Semakin Mengkhawatirkan

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Picu Berbagai Penyakit, Polusi Udara di Jakarta Semakin Mengkhawatirkan Doc: ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
Ket. POLUSI UDARA, WARGA JAKARTA GUNAKAN MASKER LAGI I Sejumlah warga mengenakan masker lagi saat berada di Stasiun KA Manggarai, Jakarta, belum lama ini. Pemerintah mengimbau warga yang beraktivitas di DKI Jakarta untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan karena polusi udara yang sangat buruk.

» Penanganan polusi udara perlu skenario sistematis dan jangka panjang, bukan dengan kebijakan sporadis dan temporer.

» Kebijakan ERP juga akan mendorong pergerakan masyarakat beralih ke transportasi publik yang lebih ekonomis.

JAKARTA - Penduduk di sekitar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) diimbau mewaspadai bahaya polusi karena berpotensi menimbulkan sejumlah penyakit. Jakarta sendiri dalam beberapa waktu terakhir selalu menjadi kota paling polutif di dunia akibat dikepung PLTU batubara ditambah emisi kendaraan bermotor yang tidak terkendali.

Beban Jakarta pun harus dikurangi dengan menciptakan moda transportasi massal yang memadai serta penerapan jalan berbayar secara elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) yang bertujuan mengurangi jumlah kendaraan di jalan. Selain itu, Pemerintah harus berani dan tegas mengambil langkah dengan memensiunkan lebih dini PLTU Batubara.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa yang diminta pendapatnya mengatakan, dampak polusi udara tidak bisa dianggap sepele, apalagi ada puluhan juta penduduk yang tinggal di wilayah Jabodetabek.

"Dampaknya luar biasa karena kualitas udara Jakarta menjadi buruk sampai menyebabkan kematian, memburuknya kesehatan masyarakat, dan meningkatnya biaya kesehatan,"tegas Fabby.

Penangangan polusi udara di Jakarta katanya harus menyentuh hingga ke akarnya, bukan solusi-solusi temporer. "Artinya pemerintah harus dapat mengidentifikasi sumber polusi dan mengambil kebijakan untuk mengurangi polusi dari sumber-sumber tersebut,"tegas Fabby.

Sumber utama polusi udara di Jakarta menurut Fabby adalah asap kendaraan bermotor dan polusi dari asap PLTU serta industri yang membakar batubara yang ada di sekitar Jakarta. Asap PLTU dari Suralaya dan Lontar menjadi sumber polusi di Jakarta.

Kerugian ekonomi yang terjadi akibat polusi udara Jakarta diperkirakan mencapai 2,9 triliun rupiah per tahun atau 2,2 persen dari PDRB Jakarta.

"Jadi, penangangan polusi udara di Jakarta harus menyentuh hingga ke akarnya, bukan solusi-solusi temporer," tegas Fabby.

Polusi udara di Ibu Kota diperkirakan berkontribusi terhadap tujuh juta kematian dini setiap tahunnya. Hal ini dianggap PBB sebagai satu-satunya risiko kesehatan terbesar.

Status Bencana

Anggota DPRD DKI Jakarta August Hamonangan meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan status polusi udara di Ibu Kota sebagai bencana.

"Jika memungkinkan polusi udara dapat ditetapkan sebagai bencana," kata August dalam Rapat Paripurna DPRD DKI di Jakarta, Rabu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.