Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diduduki Napoleon, Direbut Inggris

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Diduduki Napoleon,  Direbut Inggris Doc: afp/ PATRICK HERTZOG

Malta pernah diduduki oleh Prancis antara 1798-1800. Napoleon Bonaparte menginvasi Malta pada bulan Juni 1798. Tanah ini sebagai perhentian dalam perjalanannya ke Mesir, di Afrika utara.

Pendudukan Perancis akan berlangsung selama dua tahun, tetapi Napoleon sendiri hanya menghabiskan enam hari di Malta. Di sini ia meninggalkan garnisun sebanyak 4.000 orang.

Salah satu kesalahannya Napoleon adalah membiarkan anak buahnya menjarah gereja dan mengambil harta karun Malta. Hal ini membuat kemarahan masyarakat mencapai titik puncaknya pada lelang properti gereja pada bulan September 1798.

Dalam beberapa hari, milisi Malta yang berkekuatan 10.000 orang berada di gerbang Valletta, menjebak pasukan Prancis di dalamnya. Karena tidak ada cara untuk menembus tembok, lalu memohon kepada Inggris untuk membantu mereka, sehingga Malta sekali lagi diblokade.

Inggris akhirnya menguasai pulau-pulau tersebut pada tahun 1800. Ini adalah awal dari masa pemerintahan Inggris yang panjang di Malta. Malta pun secara resmi dikukuhkan sebagai koloni Inggris melalui Perjanjian Paris pada 1814.

Pada tahun 1942, Raja George VI menganugerahkan George Cross penghargaan tertinggi Inggris yang diberikan atas keberanian non-militer Malta secara keseluruhan. Alasannya karena mampu bertahan dalam pengepungan selama dua tahun selama Perang Dunia Kedua.

Meskipun diabaikan menjelang konflik, pentingnya Malta bagi Inggris tidak dapat dilebih-lebihkan. Rumah leluhur bagi Armada Mediterania Angkatan Laut Kerajaan, dalam kata-kata Winston Churchill menyatakan sebagai berikut. "(Malta) sebuah kapal induk yang tidak dapat tenggelam" yang idealnya ditempatkan untuk menggagalkan ambisi Poros di Afrika utara dan mengganggu konvoi kapal yang membawa pasokan penting ke Libya".

Jerman dan Italia juga mengakui hal ini. Antara bulan Juni 1940 dan November 1942, Luftwaffe dan Regia Aeronautica membombardir kepulauan tersebut tanpa henti, dengan satu serangan berkelanjutan yang berlangsung selama 154 hari 15 malam menyebabkan 6.700 ton bom mendarat di pulau-pulau tersebut.

Pada musim panas 1942, situasi menjadi sangat menyedihkan. Orang-orang harus menggunakan tirai untuk mencari pakaian dan ban untuk memasang kembali sepatu mereka, penyakit menyebar, dan risiko kelaparan semakin dekat. Dengan berkurangnya cadangan bahan bakar, operasi ofensif pun terhenti.

Tanggapan Inggris adalah Operasi Pedestal, pasokan pasokan dalam proporsi yang sangat besar. Empat belas kapal dagang menghadapi tantangan penembakan kapal selam dan serangan udara, disertai antara lain tiga kapal induk, dua kapal perang, tujuh kapal penjelajah ringan, dan 32 kapal perusak. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

42 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.